Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Lima film Indonesia akan meramaikan libur Lebaran tahun ini, yaitu Sabtu Bersama Bapak (Maxima Pictures), I Love You From 38.000 Feet (Screenplay Films), Koala Kumal (Kharisma Starvision), Jilbab Traveller: Love Sparks ini Korea (Rapi Films), dan Rudy Habibie (MD Pictures).

Jumlah film ‘Lebaran’ ini bertambah satu judul dibanding tahun lalu. Bisa dipastikan persaingan kelima film untuk meraih jumlah penonton semakin keras.

“Semuanya berpeluang dapat penonton. Tetapi, akan terjadi penonton terkonsentrasi pada satu judul film tertentu,” kata pengamat perfilman, Herman Wijaya kepada tabloidkabarfilm.com, Senin (30/5/2016).

Penambahan quota film Lebaran ini dinilai sebagai hal positif secara industri. “Secara produksi, penambahan ini memperlihatkan adanya peningkatan,” kata Herman.

Sebaliknya, situasi ini juga mendorong film Indonesia untuk saling ‘terjang’. “Sistem industri akan menyeleksi mana film terbaik menurut penonton. Artinya, sesama film Indonesia akan saling terjang,” ujarnya.

Libur hari raya termasuk ditunggu-tunggu pembuat film, mengingat masa Lebaran orang akan lebih leluasa secara ekonomis.

Ditambah lagi fenomena meningkatnya jumlah penonton dua bulan terakhir (Ada Apa Dengan Cinta? 2 ditonton lebih dari 3,5 juta,  My Stupid Boss lebih dari 2 juta), membuat sebagian produser pasang target cukup bombastis, meski ada yang realistis.

“MD Pictures menargetkan 10 Juta penonton untuk film “Rudy Habibie”,” kata Manoj Punjabi, boss MD Pictures kepada tabloidkabarfilm.com, beberapa hari lalu di kantornya.

Target itu diasumsikan Manoj, jika hari pertama pemutaran film diberi 300 layar bioskop. “Saya tidak asal ngomong soal target 10 Juta penonton. Ini sangat mungkin. Syaratnya, hari pertama kami dapat 300 layar, sama seperti jatah layar film impor,” katanya.

Tentang kemungkinan meraih jumlah penonon, produser film Kharisma Starvision Plus, Chand Parwez cukup realistis memasang target penonton film Koala Kumal.

 

Semakin membaik

Harapan yang sama diungkapkan produser Rapi Films, Sunil Samtani yang akan lebih mengatur kegiatan promosi film Jilbab Traveler dengan pola-pola yang tidak seperti biasa.

"Untuk mencapai target penonton, Rapi Films akan melakukan ekstra promosi dibandingkan dengan film sebelumnya. Kami tidak terlalu khawatir dengan jumlah penonton, karena didukung komunitas jilbab dan buku Jilbab Traveler yang best seller," ujarnya.

“Saya optimis Koala Kumal akan meraih sukses dan menembus 1 Juta penonton. Insya Allah,” kata Chand Parwez yang dihubungi secara terpisah.

Secara umum kondisi penonton film Indonesia semakin membaik, seperti dikatakan oleh produser film Raam Punjabi. Dia optimistis dunia perfilman di Indonesia akan semakin maju dan bisa menyaingi film-film luar negeri yang masuk ke Indonesia.

Raam Punjabi menyatakan munculnya beberapa film dalam beberapa bulan terakhir di Indonesia mampu menyedot jutaan penonton sehingga layak disejajarkan dengan film Hollywood.

"Film-film Indonesia kian membaik, beberapa film yang muncul belakangan bahkan bisa menandingi X-Men. Saya yakin situasi ini akan semakin baik," kata Raam Punjabi saat menghadiri peluncuran aplikasi BookMyShow di Jakarta, Rabu. (imam)

Last modified on Tuesday, 14 June 2016
Read 2425 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru