Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Tokoh perfilman Usmar Ismail diusulkan mendapatkan gelar pahlawan dari pemerintah. Hal ini diwacanakan oleh Sekretaris Yayasan Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (YPPHUI), Sonny Pudjisasono.

“Sudah saatnya sosok Usmar Ismail menerima gelar pahlawan dari pemerintah,” kata Sonny Pudjisasono, Sekretaris YPPHUI kepada tabloidkabarfilm.com di Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Menurut Sonny yang juga Ketua Umum Persatuan Usaha Pertunjukan Film Keliling Indonesia (Perfiki), pemberian gelar pahlawan kepada Usmar Ismail sangat layak.

“Usmar Ismail merupakan pahlawan di dunia perfilman, yang meletakkan pondasi film sebagai medium perjuangan. Film karya Usmar Ismail berjudul Darah dan Doa juga menjadi tonggak dibuatnya film yang seluruhnya dilakukan tim produksi orang Indonesia,” kata Sonny.

Pemerintah sendiri telah menetapkan Hari Film Nasional 30 Maret, yang merujuk dimulainya syuting film Darah dan Doa yang disutradarai Usmar Ismail pada tahun 1956.

“Produksi film itu mendapat sambutan dari Presiden Soekarno ketika itu yang mengatakan bahwa Usmar Ismail adalah sutradara film Indonesia yang sesungguhnya,” lanjut Sonny.

Selain mendorong upaya pemberian gelar pahlawan bagi Usmar Ismail, YPPHUI juga merancang monumen tokoh berjuluk ‘bapak perfilman Indonesia’ tersebut.

“Monumen dari perunggu setinggi 4 meter akan dibangun dengan diorama di pintu masuk Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail tanggal 30 Maret 2017,” kata Sonny, seraya mengatakan setiap jam akan diperdengarkan lagu “Citra”. 

Rencana pemberian gelar Usmar Ismail menurut Sonny sudah mendapat restu dari 32 organisasi perfilman.  Selain organisasi juga komunitas-komunitas film siap mendukung penganugeragan gelar pahlawan untuk Usmar ismail.

“Komunitas-komunitas dan orgaisasi akan menghadap Presiden, Sekretaris Negara dan ke Depsos untuk mendukung rencana ini,” katanya.

Anugerah pahlawan kepada Usmar Ismail akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat perfilman. Nama Usmar Ismail juga dijadikan sebagai gedung yang terletak di kawasan Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

“Selain berperan di film, Usmar Ismail adalah seorang prajurit. Gelar pahlawan ini membanggakan masyarakat perfilman,” tegas Sonny. (imam)

 

Last modified on Saturday, 17 December 2016
Read 986 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru