Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Perfilman Indonesia terus bergegas. Sepanjang tahun ini, terjadi peningkatan jumlah penonton. Di sektor regulasi berhembus wacana merevisi UU No 33 Tahun 2009 tentang Perfilman Nasional. Berikut ini high-light peristiwa perfilman tahun 2016:

10 Januari – Sejumlah sineas ziarah ke makam H Usmar Ismail dalam rangka akan dilaksanakannya ajang penghargaan Usmar Ismail Awards yang digelar bersama Yayasan Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail dan Forum Pewarta Film.

11 Januari – Lembaga Sensor Film menyatakan media streaming film-film asing Netflix agar mengikuti peraturan di Indonesia. 

20 Januari – Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengusulkan pemangkasan PPn dan PPh bagi pelaku industri film nasional dan asing yang syuting di Indonesia.

 

1 Februari – Tim produksi film Surat dari Praha membantah tudingan plagiarisme atas buku cerita pendek karya Yusri Fajar. Angga Dwimas Sasongko selaku produser dan sutradara film mengajukan somasi balik.

2 Februari – Penjurian Usmar Ismail Awards dimulai. Forum Pewarta Film mengkoordinir kehumasan dan penjurian Usmar Ismail Awards yang penjurian awal dilakukan oleh pewarta film. 

 

24 April – Kota Pangkal Pinang, Bangka-Belitung miliki bioskop pertama BES Sinema milik pengusaha Buyung Eka Sanjaya. 

 

11-22 Mei - Lebih dari 50 film Indonesia disertakan dalam Film Market di Cannes, Perancis. Marche du Film merupakan bagian dari Festival Film Cannes yang rutin diselenggarakan di kota wisata Reviera tersebut.

21 Mei – Film pendek karya Wregas Bhanuteja Prenjak (In The Year of Monkey) terpilih sebagai film pendek terbaik (Le Prix Decouverte Leica Cine) versi Semaine de la Critique, Cannes.  

6 Mei - Angga Dwimas Sasongko dari Visinema dan komunitas Keluarga Kita, dan Plot Point Publishing menggagas model pengajaran Sinema Edukasi (Sinedu) dengan konsep belajar melalui film. 

10 Mei – Film L4 Lupus  karya Damien Dematra meraih empat penghargaan di Festival Depth of Field Film Festival (DOFF) di Delaware, USA.

 

10 Juni – Apresiasi Film Indonesia (AFI) dluncurkan oleh Mendikbud Anies Baswedan. Tahun ini, AFI diketuai Donny Damara dan berlangsung di Manado, 8 Oktober dengan biaya Rp4,7 Miliar.

19 Juni – Police Movie Festival beri penghargaan kepada tiga film pendek, Joni Sok Jagoan, Kesusu, dan Mirip Ayah.

25 Juni – Buku “Sinema pada Masa Soekarno” karya prof Tanete Pong Masak diluncurkan di kampus FFTV-IKJ, Jakarta. Buku setebal 468 halaman ini dilengkapi foto ekslusif Soekarno bersama selebritis Hollywood.

 

25 Juli – Cinema 21 memberi penghargaan kepada tujuh film yang meraih lebih sejuta penonton, yang seluruhnya berjumlah 14,3 Juta penonton. Film tersebut Ada Apa Dengan Cinta? 2, My Stupid Boss, Comic 8: Casino Kings Part 2, Koala Kumal, Rudy Habibie, I Lobe You from 38.000 Feet, dan London Love Story.

21 Juli Festival Film Indonesia diketuai Lukman Sardi diluncurkan. FFI diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan anggaran Rp7,5 Miliar yang pelaksanaannya diserahkan ke Badan Perfilman Indonesia.

 

23 Agustus – Menandai 35 Tahun berkarya, Garin Nugroho hadirkan film bisu hitam-putih, Setan Jawa yang didukung Bakti Budaya Djarum Foundation. Film ini diiringi orkestra musik hidup gamelan karya Rahayu Supanggah.

24 Agustus – Persatuan Artis Film Indonesia terpecah 4 Kubu menjelang Kongres ke-15 di Mataram, Lombok.

29 Agustus – Gatot Brajamusti terpilih sebagai Ketua Umum PARFI periode 2016-2021 pada Kongres Persatuan Artis Film Indonesia ke-15 di Mataram, Lombok. Di hari yang sama, Gatot Brajamusti ditangkap polisi terkait kepemilikan narkoba jenis sabu. 

 

7 September – Film lokal Makassar, Uang Panai produksi 786 Production dan Makkita Cinema Production tembus box office nasional dengan meraih 300 ribu penonton (sekitar Rp7 Miliar).

14 September – Film Kalam-Kalam Langit  produksi Putaar Film tayang di Malaysia sekaligus meramaikan Matta Travel dan Festival Film Malaysia.

23 September – PPFI mengirim film Surat dari Praha ke Piala Oscar ke-89 yang akan berlangsung 26 Februari 2017. Film yang disutradarai Angga Dwimas Sasongko ini dikompetisikan di katagori Film Berbahasa Asing Terbaik (Best Foreign Language Film Awards).

27 September – Film dokumenter Nokas karya Manuel Alberto dari Nusa Tenggara Timur diputar di Eurasia International Film Festival di Kazakhstan.

 

6 Oktober – Kongres ke-2 Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI) di Jakarta memilih Fauzan Zidny sebagai Ketua Umum (periode 2016-2019) menggantikan Sheila Timothy ketua sebelumnya.

18 Oktober – Film Salawaku disutradarai Pritagita mewakili Indonesia di Tokyo International Film Festival. Sebelumnya, Salawaku meraih penghargaan di ajang Apresiasi Film Indonesia untuk katagori. 

6 November – FFI memberikan Piala Citra Film Terbaik untuk Athirah karya sutradara Riri Riza, menyisihkan Rudy Habibie, Salawaku, Surat dari Praha, dan Aisyah Biarkan Kami Bersaudara.

24 Oktober – Artis Marcella Zalianthy dikukuhkan sebagai Ketua Persatuan Artis Film Indonesia 1956 (PARFI 56) periode 2016-2021.

 

26 November – Sutradara Terbaik FFI 1981, Ismail Soebardjo tutup usia di usia ke 72 tahun di Depok, Jawa Barat. Sutradara film Perempuan Dalam Pasungan dan lain-lain ini lahir di Cilacap 7 November 1943.

16-18 November – Pertamakalinya digelar Indonesia Ethnographic Film Festival (IEFF) di Library Plaza, Universitas Indonesia.

18 November – Lembaga Sensor Film dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan buku “100 Tahun Sensor Film di Indonesia memasuki Abad Kedua”, menandai peringatan 100 Tahun Sensor Film di Indonesia.

18 November – Ketua Badan Perfilman Indonesia melabrak wartawan penulis kritik FFI.

28 November – Pembukaan Jogja-NETPAC Asian Film Festival ke-11 di Yogyakarta.

30 November – Menjelang paripurna BPI pada Februari 2017, sejumlah ketua dan perwakilan asosiasi perfilman bertemu Kepala Pusat Pengembangan Perfilman Kemdikbud Maman Wijaya.

 

13 Desember – Pusbangfilm memfasilitas Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah asosiasi, membahas revisi pasal-pasal UU No 33 Tahun 2009 Tentang Perfilman.

18 Desember – Film Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara  meraih penghargaan Film Panjang/ Bioskop Terpilih di ajang Piala Maya.

27 Desember – Film Sunya karya sutradara Hari “dagoe” Suhariyadi Soetomo masuk seleksi Auckland International Film Festival.

28 Desember – Film Hangout  produksi Rapi Films tembus lebih sejuta penonton. Film komedi misteri karya sutradara Raditya Dika ini menjadi film nasional ke-9 yang di tahun 2016 tembus sejuta penonton. (imam)

Last modified on Thursday, 29 December 2016
Read 1658 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru