Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Masyarakat Kabupaten Cilacap di Jawa Tengah kini memiliki bioskop berteknologi tata suara dolby-stereo. Sebelumnya, masyarakat harus ke Purwokerto untuk menonton film. Peresmian gedung pertunjukan film di Plaza Cilacap, Jl RE Martadinata tersebut berlangsung Kamis (20/4/2017) dengan acara gunting pita oleh Bupati Cilacap H Tatto Suwarto Pamuji.

Menurut Bupati, hadirnya bioskop di Cilacap sangat berarti bagi masyarakat. Selain sebagai sarana hiburan, bioskop juga sumber informasi, dan menghidupkan kota. Kehadiran bioskop diharapkan meningkatkan perekonomian di kota yang berbenah menuju kota industri dan pariwisata, serta diarahkan sebagai kota to be Singapura of Java. 

“Kabupaten Cilacap memiliki penduduk terbanyak dan wilayahnya terluas dibandingkan kota lainnya di Jawa Tengah. Ironisnya, selama ini belum ada bioskop sebagai tempat hiburan masyarakat. Oleh karena itu, saya berterimakasih pada pengusaha yang menghadirkan bioskop di sini,” kata H Tatto Suwarto Pamuji di Studio 2, Dakota Cinema.

Kota yang terletak di ujung paling Barat bagian Selatan pulau Jawa ini sedang menggeliat. Dikenal dengan penjara tahanan kelas berat di Pulau Nusakambangan, Cilacap dipersiapkan menjadi kota besar dengan pelabuhan bertaraf internasional.

“Salah satu bukti perkembangan Cilacap menuju kota industri dan wisata adalah hadirnya bioskop ini,” lanjut Tatto yang didampingi Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) H Djonny Sjafruddin, dan Direktur PT Petra Global Utama, Julius Lianto. Dua nama terakhir adalah pemilik sekaligus investor Dakota Cinema.

Untuk menuju tobe Singapura of Java itu, Pemkab mengestimasikan pembangunan infrastruktur selesai 2018 dan paling lambat tahun 2020. 

“Pemerintah pusat juga sedang membangun jalan tol Cilacap – Yogyakarta dan Cilacap – Ciamis, yang semuanya mengarah ke Pelabuhan Cilacap, satu-satunya pelabuhan di Pulau Jawa yang menghadap ke Samudera Hindia,” jelasnya. 

Saat ini, pelabuhan di Tanjung Intan dimanfaatkan oleh Pertamina untuk menurunkan minyak mentah bagi kilang-kilang yang ada di Cilacap, dan pengiriman sapi-sapi ke seluruh Pulau Jawa.

Investasi besar juga akan masuk Cilacap. Salah satunya dari perusahan minyak asal Saudi Arabia Aramco, yang berkomitmen membuat kilang minyak di Cilacap. Dan pemerintah Kabupaten Cilacap sudah menyiapkan tanah seluas 32 hektar.

“Kalau Cilacap maju, maka Indonesia harus maju. Agar Cilacap maju, maka perlu investasi di sini,” kata Bupati. 

 

Insentif untuk bioskop

Bupati Tatto Suwarto mengajak kalangan pengusaha untuk membuka bioskop di beberapa daerah lainnya di sekitar Cilacap. “Kami berharap investasi pengusaha di Cilacap tidak berhenti di bioskop, tapi juga membangun restoran dan lain-lain,” katanya.

Untuk menjaga eksistensi usaha bioskop dan mengembalikan modal pengusaha, Pemkab Cilacap akan memberi kebijakan atau insentif berupa dukungan fasilitas.  

Mengenai investasi bioskop di Cilacap, H Djonny Sjafruddin mengharapkan jaminan dari pemerintah. Yang pertama, adalah agar pemerintah daerah menahan dulu kesempatan berinvestasi bioskop lain, sekurangnya dalam lima tahun ke depan. 

Kedua agar tidak membebani bioskop dengan pajak yang tinggi, karena bioskop merupakan bidang usaha yang menampung banyak tenaga kerja.

“Bioskop ini investasinya cukup besar. Untuk BEP (break event point) cukup panjang. Jadi diberi kesempatanlah supaya BEPnya kembali dulu, jangan ada investor baru yang masuk di bidang perbioskopan di sini,” kata Djonny.

Menanggapi permintan itu Bupati balik menantang agar pengusaha juga berani berinvestasi di sektor lain. “Pak Djonny jangan hanya investasi di biosop aja, yang lain juga dong. Soal Insentif, nanti akan ada kerjasama pemda dengan investor. Nanti akan diberikan kemudahan-kemudahan kalau diminta akan diberikan. Selama ini kan Pak Djonny belum minta,” ujar Bupati.

Peresmian Dakota Cinema dihadiri oleh Kapolres Cilacap, AKBP Yudho Hermanto SIK, Dandim Cilacap Letkol Inf. Ferdial Lubis dan undangannya lainnya.

Dakota Cinema adalah bioskop pertama di Cilacap sejak bioskop terakhir yang tutup pada tahun 1998 akibat krisis moneter. Bioskop yang sementara ini memiliki 3 layar, akan dibangun menjadi 4 layar. 

Setelah dilakukan uji-coba pembukaan sejak Jumat pekan silam, animo masyarakat untuk nonton di sangat tinggi. Selama sepekan diputar 3 judul film yakni Danur, Guys, dan Fast & Farious 8. 

“Sejak hari pertama soft-opening, kursi penonton film Fast & Furious 8 di Studio 2 penuh ,” kata  Feby Trisyadi selaku General Manager Dakota Cinema. (imam)

 

Last modified on Thursday, 20 April 2017
Read 6826 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru