Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI '56) bertekad menjadi organisasi profesi yang mengayomi profesi keakroran dengan meningkatkan profesionalisme bagi anggotanya.

Hal tersebut kembali ditegaskan oleh Ketua Umum PARFI '56 Marcella Zalianthy pada Silaturahmi dan Sosialisasi Program di Centennial Tower, Jakarta, Senin (14/8/2017).

"PARFI '56 tidak akan berhenti pada kegiata Focus Group Discussion (FGD), tapi menjalin kerjasama dengan Kemendikbud, Kemenaker, Kemenkeu, Komisi III, IX dan X DPR RI, BPJS, BEKRAF, KPAI, BNN, Polri, LSM dan Media," ujar Marcella Zalianthy, Ketua Umum PARFI '56 

Menurutnya, FGD PARFI '56 pada Mei lalu sangat penting sebagai langkah strategis organisasi untuk ikut meningkatkan kualitas industri  perfilman  Indonesia. 

"Melalui studi ilmiah dan komprehensif, berbagai hambatan industri film dan kualitas pekerja seni peran dapat dipetakan," ujar Marcella.

Dikatakannya, dunia perfilman terkait erat dengan kepentingan publik, sedangakan film itu melibatkan banyak warga negara, mulai dari penonton hingga pekerjanya.

"Dengan dasar itulah film membutuhkan aturan dan regulasi bagi seluruh pekerja film. Selain itu para pemeran film menjadi figur yang dikenal publik secara luas, mereka juga merupakan pekerja yang memberikan pemasukan terhadap Negara," tegas Marcella. 

Pekerjaan rumah bidang keaktoran yang perlu dibenahi antara lain peningkatan kualitas karya, sertifikasi kompetensi artis, kesejahteraan pekerja film, kualitas dan kondisi kerja yang belum memadai serta masih banyak lagi persoalan.

Berangkat dari persoalan tersebut, PARFI ‘56 akan terus melakukan pemetaan dalam FGD hingga konsolidasi dengan mitra-mitra strategis. 

Selain mengadakan FGD, pengurus melakukan dialog kebangsaan bersama Panglima TNI, audiensi ke DPR RI, Kemenaker, Kemendikbud, BEKRAF, bekerjasama dengan BPJS,mendukung Hari Film Nasional dengan gerakan #ayonontonfilmindonesia; membentuk LBH PARFI '56, dan lainnya.

"Ke depan kami lakukan pendampingan oleh LBH PARFI '56 saat artis pada umumnya dan anggota PARFI '56 khususnya menemui masalah hukum dan narkoba sekalipun," pungkas Ayu Dyah Pasha selaku Ketua Panitia acara Silaturahmi.

Acara dihadiri para pengurus PARFI '56 dan anggota Dennis Adishwara, Ray Sahetapy, Egy Fedli, Deddy Sutomo, Wanda Hamidah, dan lain-lain. (imam)

Last modified on Monday, 14 August 2017
Read 252 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru