Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Mantan Menkopolhukam Laksamana TNI (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno merayakan HUT ke-65 dengan mengundang kru film "Enak tho Zamanku, Piye Kabare?" di Scenic Resto & Lounge, Sudirman Centre, Jakarta, Rabu (20/9/2017) malam.

"Alhamdulillah, saya masih diberi umur panjang. Tapi yang terpenting, jadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Tedjo Edhy di sela acara.

Menurut ayah dari empat anak dan kakek 7 orang cucu ini, selama dirinya diberikan kemampuan berbuat bagi kepentingan masyarakat, hal itu akan dilakukannya.

Itulah sebabnya Tedjo Edhy mendukung upaya penyebaran nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat seperti yang tercermin di dalam film karya sutradara Akhlis Suryapati D.

"Semangat itulah yang tercermin di film ini (Enak tho Zamanku, Piye Kabare?). Semoga film ini bermanfaat untuk masyarakat," kata Tedjo Edhy tentang film produksi Midessa Pictures milik Sonny Pudjisasono tersebut.

Tedjo Edhy didampingi istrinya, Yusfien Karlina malam itu merayakan bersama HUT mereka, yang berbeda sehari.

Para undangan disuguhi lagu-lagu gembira yang dibawakan band lokal, juga santap malam serta pemutaran trailer dan behind the scene (BTS) film Enak tho Zamanku, Piye Kabare?

Syukuran ulangtahun Tedjo Edhy sekaligus menandai selesainya proses syuting film selama 14 hari di kota Indramayu, Jawa Barat.

”Kami berkumpul silaturahmi setelah pekerjaan utama selesai,‘ kata Sonny Pudjisasono, produser Midessa Pictures yang memproduksi film ini.

Sonny berharap, film ini memberi pencerahan pada masyarakat dalam menyikapi kekuasaan, tanpa harus tendensius mengkultuskan zaman tertentu. 

"Daripada bingung soal film Pengkhianatan G30S/PKI, film "Enak tho Zamanku" lebih jelas dan Iugas nilai keberpihakannya pada moral. Tidak ada beban sejarah. Lha wong film fiksi," jelasnya.

Film "Enak tho Zamanku" mengusung  drama action dan komedi dengan alur cerita, karakter tokoh, adegan-adegan dan dialog-dialognya menjadi simbol peristiwa tertentu dari kondisi kekinian. 

"Untuk menafsirkannya, hanya bisa setelah menyaksikan filmnya nanti," kata Akhlis Suryapati, sang sutradara. 

"Terlepas dari berbagai kemungkinan adanya penafsiran macam-macam, film lni sangat menghibur, seru, dan segar berisi," kata Akhlis.

Enak tho Zamanku-Piye Kabare dibintangi artis-artis muda yang sedang naik daun, seperti Ismi Melinda, Panji Addiemas, Ratu Erina, Eko Xamba, dan Ananda George. 

Mereka beradu akting dengan artis-artis senior seperti Soultan Saladin, Dolly Marten, Otig Pakis, Yurike Prastika, Riza Pahlawan. 

Sejak dimulai syuting. film lni sudah mengambil perhatian karena judulnya yang mengambll frasa yang popular di masyarakat serta menjadi ungkapan yang identik dengan adanya kerinduan masyarakat terhadap tokoh Orde Baru Soeharto. 

Ada yang menduga film ini membawa motivasi pencitraan dari kelompok tertentu. Untuk hal itu Akhlis Suryapati tertawa menangapi. "Bagus kalau misalnya ada pihak tenentu membiayai, apalagi kalau pihak Cendana," katanya. 

"Sayangnya, sampai hari ini yang ada untuk biaya produksl adalah uang Bung Sonny (produser) ditambah dikit-dikit dari saya. Gagasan membuat film ini pun dari kami berdua, seneng karena judul dan ceritanya terasa asyik," jelas Akhlis yang pernah membuat film Lari Dari Blora (2007) (imam)

Last modified on Thursday, 21 September 2017
Read 634 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru