Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Kehadiran Ketua Umum PARFI Febriyan Adhitya di program "Golden Memories 2", Indosiar pada Selasa (10/10/2017) petang,  berbuntut persoalan serius.

Yang mempersoalkan adalah Wakil Sekretaris Umum PARFI, Thamrin Lubis. 

"Di acara "Golden Memories 2" Indosiar, Selasa 10 Oktober 2017 sejumlah anggota PARFI dipimpin Febryan Adhitya Ketum PARFI mendukung penyanyi dari Bone memakai spanduk dan jas PARFI. Penyanyi tersebut bukan anggota PARFI. Hal itu sudah menyalahi organisasi," kata Thamrin Lubis di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI), Jakarta Selatan, Senin (16/10/2017) sore. 

Menurut Thamrin hal itu sudah dilaporkan ke Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) yang diketuai Aspar Paturusi. 

"Karena telepon dan SMS kami selaku pengurus tidak direspons, sehingga kami lapor ke DPO hari ini, " jelasnya. 

Sikap Ketum PARFI di acara tersebut dinilai melanggar aturan organisasi. "Dianggapnya seperti milik pribadi," kata Thamrin. 

Anggota pengurus PARFI yang hadir di acara musik itu, merupakan pengurus PARFI Gorontalo yang baru dilantik 30 September 2017. 

"Pengurus PARFI Gorontalo sendiri ilegal karena dilantik oleh orang yang hanya mengaku anggota PARFI, tapi namanya tidak pernah terdaftar," ungkapnya. 

"Ketua Umum PARFI juga mempermalukan organisasi karena menyuruh orang yang bukan anggota Parfi untuk melantik Ketua dan Pengurus Parfi Gorontalo pada 30 September 2017. Ini aib buat organisasi," jelas Thamrin. 

Febryan Adhitya sendiri sulit dihubungi ketika akan dikonfirmasi. Febryan menjadi Ketua Umum PARFI dalam KLB yang digelar 7 bulan silam. Febryan juga merupakan Ketua Umum organisasi Karyawan Film dan Televisi (KFT).  (imam

Last modified on Monday, 16 October 2017
Read 1454 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru