Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Kisruh pemecatan Kim Kyunggo dari jabatan Direktur PT Arum Investmen Indonesia oleh Kim Dae Jin selaku Presiden Direktur (pengelola waterpark Snow Bay) berbuntut panjang.  Pemecatan itu dinilai sebagai aksi sepihak. Kim Kyunggo akan menuntut mitra bisnis sesama pengusaha asal Korea itu.

Kim Kyunggo resah karena terancam dideportasi dari Indobesia setelah didepak dari perusahaan tempatnya bernaung jika perusahaan tersebut tak lagi mensponsori dirinya.

“Kalau masalah ini tidak diselesaikan, saya dan keluarga harus meninggalkan Indonesia. Padahal ada permainan licik di sini. Saya menjadi korban,” kata Kim Kyunggo di Epicentrum Kuningan, Rabu (31/1/2018).

Sejak tanggal 24 Desember 2017 Kyunggo diberhentikan dari jabatannya sebagai Direktur PT Arum Investmen Indonesia. 

Kyunggo mempemlihatkan surat pemberhentian yang ditandatangani oleh Presdir PT AII, Kim Dae Jin (Kim DJ) .

Disebutkan dalam surat itu, berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Arum Investmen Indonesia No.19 tanggal 19 Januari 2018 dan tercatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-AH. 01.03.0033178 tertanggal 24 Januari 2018.

“Saya sudah menghubungi pengacara akan menggugat keputusan itu, karena keputusan itu dibuat secara sepihak,” kata Kyunggo. 

Menurut Kyunggo, keputusannya enam tahun lalu mengajak Kim DJ bekerja di Indonesia seperti menolong anjing kejepit, karena akhirnya dia dikhianti oleh sahabatnya itu. 

Kyunggo menuturkan, Kim DJ yang kini menjabat Presdir PT AII adalah sahabat dekatnya ketika di Korea. 

"Saya menolong Kim DJ untuk bangkit kembali setelah terlibat kasus di tempatnya bekerja di sebuah bank di Korea, 6 tahun lalu," ujar Kyunggo dengan bahasa Indonesia yang lancar. 

Menurut Kyunggo, dirinya sudah 10 tahun tinggal di Indonesia mengelola wahana rekreasi. 

Tahun 2011 Kyunggo mengajak Kim DJ yang baru dipecat oleh bank tempatnya bekerja ke Indonesia dengam memberi jabatan Direktur Keuangan PT AII. 

PT AII merupakan perusahaan patungan Korea – Indonesia. 

Adalah peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebelum ada perubahan, setiap perusahaan asing yang ingin berinvestasi di Indonesia harus menggandeng perusahaan lokal dengan kepemilikan saham sama besar 50:50 persen.

PT AII pernah bermasalah urusan pajak dan masuk pengadilan. Oleh pengadilan, perusahaan ini diminta bayar tunggakan pajak dengan mencicil.

Tahun 2017 Kyunggo pulang ke Korea karena ayahnya sakit parah. Waktu balik dia membuka rapat direksi. Dalam rapat Kim DJ naik menjadi Presdir dan Kyunggo menjadi Direktur. Alasan adalah dulu ada karyawaan, Mr.Moon, yang dikeluarkan dari perusahaan.

“Alasan penurunan jabatan saya adalah pertanggungjawaban memberhentikan Mr. Moon, dan kedua untuk menghandel pajak dan hutang-hutang. Mr. Moo diberhentikan karena berkolusi dan korupsi dengan kontraktor,” tutur Kyunggo.

Karena Kim DJ bertindak di luar batas, menghambur uang perusahaan, Kyunggo berusaha menegur. Namun jawaban dari itu semua adalah pemecatan dirinya. 

Kim DJ bisa melakukan itu karena setelah ada peraturan BKPM yang baru,  di mana saham perusahaan Waterboom bisa dimiliki sepenuhnya oleh orang asing. 

“Saya minta aparat Indonesia menyelediki Kim DJ, terutama soal permainan pajak di masa lalu dan kebiasaannya pakai narkoba. Karena itu sangat mencoreng nama pengusaha Korea di Indonesia,” katanya.  

“Dia suka mengkonsumsi narkoba dan pernah berurusan dengan polisi,” tambah Kyunggo. (imam)

Last modified on Tuesday, 06 February 2018
Read 189 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru