Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Rumah produksi Benning Pictures menghadirkan film drama "Anak Negeri Megalith" (ANM) arahan sutradara Amir Gumay akan tayang 17 Mei 2018. Mengangkat kisah keberhasilan, kemandirian dan pengorbanan anak dusun Megalith, film ini menyiapkan paket hadiah beasiswa pendidikan untuk 68 orang penonton.

"Syuting film ini di Lahat, Sumatera Selatan setahun lalu, tempatnya sangat bersejarah dimana kebudayaan modern di sana sudah ada sejak 5000 tahun lalu," kata Amir Gumay pada acara Meet and Greet film Anak Negeri Megalith dadi Bassura Mall, Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (9/5/2018).

Sutradara yang juga penulis dan produser ini mengatakan, kejayaan budaya nusantara sangat terkenal di dunia. "Bahkan salahsatu patung peninggalan jaman megalithikum dari kota Lahat yang bobotnya berton-ton kini tersimpan dan dipinjam di museum di Jerman," ujarnya. 

Para pemain dalam film ANM antaranya Fauzi Baadila, Elma Theana, Pong Harjatmo, Bionetta, Novianti, Hazel, Eajendra, Guntur Triyoga, Diza Refengga, Fuad idris, Mack Prabu, dan Nyimas.

Sitaresmi NS selaku produser eksekutif mengatakan, anak jaman milenium perlu paham bahwa mereka adalah pewaris budaya megalithikum. 

"Anak jaman now atau anak milenial agar tidak lupa, mereka pewaris bangsa yang berbudaya tinggi," kata Sitaresmi. 

ANM menceritakan pengorbanan seorang kakak, yang bekerja keras hingga adiknya mencapai cita-citanya sebagai seorang abdi negara (tentara) yang membanggakan. 

"Melalui film ini, kami ingin menularkan semangat kemandirian dan pantang menyerah dalam mengarungi hidup, serta berkorban sepenuh hati untuk kebaikan," ujar Amir Gumay, sosok yang juga dikenal aktif dalam produksi sinetron. 

Acara "Meet and Greet" film Anak Negeri Megalith juga menghadirkan grup band Mariyos Band (pengisi theme song) film ANM. 

Anak Negeri Megalith akan tayang di 70 layar bioskop seluruh Indonesia mulai 17 Mei 2018," kata Amir Gumay.

 

Program Beasiswa

Secara khusus, film ANM memberi kesempatan kepada pelajar yang menonton untuk mendapatkan beasiswa. 

"Kami akan berikan beasiswa untuk 68 orang pelajar dari seluruh Indonesia, yang menonton film ini," ungkap Amir Gumay.

Program beasiswa tersebut bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

"Caranya, penonton yang mengajukan harus melampirkan bukti karcis bioskop. Nanti akan ada tim yang menyeleksi siapa yang mendapat beasiswa tersebut," kata Amir Gumay.

Jadi, sambil menonton film nasional bisa mengajukan beasiswa. Semoga saja beruntung.(imam

Last modified on Wednesday, 09 May 2018
Read 640 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru