Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Kota Singkawang di Provinsi Kalimantan Barat berambisi untuk lebih menarik perhatian masyarakat melalui film layar lebar.

"Singkawang adalah kota yang khas dengan beragam adat budaya dan sangat menghargai keragaman. Saya berharap pesan ini sampai kepada masyarakat luas," kata Hasan Karman selaku Produser Eksekutif film Jejak Cinta kepada wartawan di Studio XXI, Plaza Epicentrum, Jakarta, Minggu (2/9/2018).

Hasan Karman adalah mantan Walikota Singkawang periode (2007-2012). Film perdananya tersebut disutradarai Tarmizi Abka dibawah bendera PT Trazz Picture dan Scene Film.

Sisi lain yang dihadirkan dalam film Jejak Cinta (naskah ditulis Faozan Rizal) adalah seputar dunia kesehatan, kriminal dan cinta. 

"Kami ingin membangkitkan kesadaran perempuan terhadap bahaya kanker serviks," sambung Hasan, yang memberi apresiasi kepada artis Julia Perez yang wafat akibat terserang kanker serviks stadium 4 pada 10 Juni 2017.

Film Jejak Cinta akan tayang serentak di bioskop Tanah Air mulai 6 September 2018. 

"Saya merasa perlu memadukan cerita dengan kearifan lokal Singkawang, yang kental dengan budaya khas masyarakat Tidayu (Tionghoa. Dayak. Melayu)," ungkap Tarmizi Akba, sutradara. 

Film ini mengisahkan seorang desainer batik bernama Maryana, yang melakukan riset di Singkawang untuk mencari motif batik asli dari tanah kelahirannya. Dibintangi Baim Wong. Prisia Nasution, Mathias Muchus. Della Perez. Zora Vidayatia. Denino, Jay Krhesna, dan lainnya

Jejak Cinta juga membawa pesan kebangsaan dari ranah Singkawang yang dijuluki “Negeri 1.000 Kelenteng'. 

'Singkawang masyarakatnya merupakan perpaduan etnis yang kekayaan budayanya menjadi daya tarik tersendiri," kata Hasan.

Selain mengangkat sisi romantika, Film Jejak Cinta mengangkat tentang pembuatan Batik khas Singkawang yaitu Batik Tidayu  (Tionghoa, Dayak dan Melayu).

Hasan menambahkan, film ini sekaligus menggambarkan persatuan Tidayu yang sangat baik di Singkawang. Diharapkan, film ini bisa menginspirasi masyarakat Indonesia di wilayah manapun untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

Jejak Cinta mengisahkan Maryana. seorang desainer kain batik yang pulang ke tanah kelahirannya Singkawang untuk membuat desain batik terbarunya yang akan diikutkan dalam ajang Festival Batik di Berlin. 

Maryana dibintangi oleh Prisia Nasution ini setiap hari sangat khawatir dirinya terkena kanker serviks. Hal itu karena almarhumah ibunya meninggal karena kanker serviks stadium 4. 

Maryana memeriksakan dirinya ke rumah sakit. namun dia tidak berani membuka amplop hasil pemeriksaan dokter tersebut, karena khawatir hasilnya adalah dia positif terkena kanker serviks.

Di sisi lain, ia dan suaminya yang bernama Hasan (diperankan oleh Baim Wong), ingin sekali mempunyai anak. 

Cerita bertambah rumit, ketika suatu hari, Hasan mendapat telepon dari Sarah, pacar lamanya diperankan oleh Della Perez. 

Hasan dekat dengan ayahnya Della yang bernama Hendrawan (diperankan oleh Mathias Mucus). Keluarga orang tua Della tengah mengalami musibah. Hendrawan dipenjara karena dituduh terlibat sebuah kasus.

la meminta Hasan menolong Della. Hasan bersedia menolong tapi ia bingung. karena ia sudah beristri, sedangkan ia punya hutan budi kepada ayahnya Della. (imam

Last modified on Tuesday, 04 September 2018
Read 227 times
Rate this item
(0 votes)
Tagged under
TIS

шаблоны joomla на templete.ru