Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Sutradara Jose Poernomo menuntaskan film horor terbarunya berjudul Reva yang diperanutamakan artis Angel Karamoy didukung Wulan Guritno, Dewi Razer, serta Ferry Salim.

"Saya menawarkan konsep membangun rasa takut tidak hanya malam tapi juga di siang hari," kata Jose Poernomo kepada pers pada peluncuran trailer dan poster film "Reva" di XXI Metropole, Jakarta, Senin (8/10/2028).

Menurut Jose, membuat emosi takut pada adegan di siang hari merupakan tantangan. "Selama ini scene horor dibuat malam hari. Memancing rasa ketakutan di siang hari adalah chalange (tantangan) saya di film ini," lanjutnya.

Trailer film Reva berdurasi tak lebih dari satu menit diputar menghadirkan highligh film tentang remaja bernama Reva, yang memiliki keunikan karena dapat melihat mahluk halus hingga dia dianggap tidak waras.

"Seperti juga uniknya salahsatu produser film ini, Yoenka yang selalu lebih dulu bikin poster sebelum filmnya jadi," lanjut Jose saat membuka tirai hitam penutup poster.

Dibandingkan film horor lainnya, Reva cukup istimewa karena digarap bersama oleh 3 rumah produksi yaitu Maxima Pictures, Unlimited, dan Spectrum Film.

"Kami berkongsi karena sudah lama saling kenal, dan ingin berbagi tugas," kata Rajesh dari salahsatu produser.

Hal senada dikatakan oleh Oswin bahwa dia dan Jose Poernomo sudah sering kerjasama. "Kita berharap manajemen film bersama ini lebih baik," kata Oswin yang tak memberi kepastian kapan tayang film. "Saat ini kami masih kordinasi dengan pihak Cinema 21 untuk kepastian tayangnya."

Meski digarap 3 rumah produksi, namun hal itu tidak semata soal pendanaan. "Kami berbagi tugas sesuai pengalaman masing-masing untuk bidang promosi, produksi dan pemasaran," kata Jose, yang mengaku belum pernah rugi membuat film horor.

Seperti dikatakan oleh Rajesh, selama masa menunggu tayang film "Reva" akan dibawa ke sejumlah negara, termasuk di Cannes, Prancis.

"Kita berencana memasarkan film ini ke luar negeri, dan terutama ke Cannes pada momentum pasar industri film dan televisi di sana dalam waktu dekat," kata Rajesh.

Sementara itu, salahsatu pemain film Reva berharap film horor meningkat kualitas dan jumlah penontonnya.

"Ibarat makanan mie ayam, banyak yang menjual dan juga banyak peminatnya. Nah, film horor dalam kondisi diminati seperti mie dan semoga terus naik kelasnya di industri perfilman Indonesia," kata Wulan Guritno. (imam

Last modified on Wednesday, 10 October 2018
Read 286 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru