Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Badan Perfilman Indonesia (BPI) periode 2017-2020 belum maksimal memperbaiki ekosistem perfilman. Saat pekerjaan rumah BPI kian menumpuk, Ketua BPI Ir Chand Parwez Servia mengundurkan diri sementara.

"Saya mengajukan surat sementara tidak aktif karena alasan kesehatan pribadi dan istri. Semoga bisa kembali aktif. Mohon doanya," kata Chand Parwez melalui pesan Whatsapp kepada tabloidkabarfilm.com Selasa (22/1/2019) sore.

Tentang pengunduran diri Ketua BPI itu sebenarnya sudah sampai ke Adisurya Abdi selaku Ketua Dewan Pengawas BPI.

"Pak Parwez menyampaikan langsung ke saya soal pengunduran dirinya sebagai Ketua BPI. Ya, itu secara lisan," kata Adisurya di Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Jakarta pada hari yang sama. 

Menurut Adisurya, pengunduran diri Ketua BPI merupakan hak pribadi, namun hal itu harus melalui mekanisme.

"Sebenarnya, ada salah persepsi tentang pengunduran diri Ketua BPI, yaitu beliau mengangkat wakilnya sebagai Pelaksana Tugas Ketua BPI. Sebenarnya tidak ada istilah Plt di dalam BPI," kata Adisurya.

Mekanisme yang dimaksud adalah sidang pleno sebagai amanat AD/ ART BPI. "Semua stakeholder wajib hadir yang diwakili pengurus mulai dari Ketua, Wakil Ketua, Dewan Pengawas, dan Ketua-ketua Bidang yang jumlahnya 18 orang," jelasnya.

Dengan alasan kondisi tertentu seperti kesibukan dan lainnya yang krusial, menurut Adisurya, Ketua BPI bisa mendelegasikan tugas kepada Wakilnya. Tapi, wakilnya bukanlah Plt seperti yang saya dengar sekarang ini," ujarnya.

Adisurya juga mengatakan dirinya belum menerima surat resmi pengunduran itu."Saya belum terima surat pengunduran diri Ketua BPI," kata Adisurya. "Saya juga belum tahu kapan sidang pleno tersebut."

Menurutnya, usulan menggelar sidang pleno sudah dia sampaikan sejak tahun lalu. "Saya usulkan sejak sebelum Natal 2018, agar BPI mengadakan pleno untuk membahas pengunduran Ketua BPI," jelas Adisurya.

Kehadiran awal BPI sempat diharapkan menjadi mercusuar pemikiran, dan pusat kegiatan perfilman. BPI merupakan kumpulan organisasi film, yang difasilitasi pemerintah saat Kongres I (2014) dan II (2017) digelar di Jakarta.

Setelah BPI periode pertama diketuai 7 orang dari perwakilan organisasi. Jabatan ketua saat itu seharusnya bergiliran, tapi selama 2014-2017 hanya Alex Komang dan Kemala Atmojo menjadi ketua.

Saat ini, BPI hasil Kongres 2017 diketuai Chand Parwez dan Wakilnya adalah Dewi Umaya Rahman. Sejauh ini belum ada hal signifikan yang dikerjakan BPI untuk kemajuan perfilman Indonesia. (imam)

Last modified on Tuesday, 22 January 2019
Read 239 times
Rate this item
(1 Vote)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru