Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Ahmad Yani Basuki mengapresiasi film layar lebar Aqidah Cinta karya pelajar SMK Dewi Sartika dan Global Islamic School (GIS), yang kini memasuki 80 persen masa produksi.

"Membuat film layar lebar tidak mudah dan butuh biaya besar. Maka, ketika ada kelompok pelajar membuat film untuk berebut masuk bioskop, ini sesuatu yang sangat luar biasa," kata Ahmad Yani Basuki saat menghadiri peluncuran teaser trailer film Aqidah Cinta di SMA Global Islamic School, Condet, Jakarta Timur, Jumat (3/5/2019).

Film Aqidah Cinta merupakan karya perdana pelajar dua sekolah, dan menjadi yang pertama di Indonesia. Seluruh kru dan pemain 100% merupakan siswa peserta workshop dan program jurusan Multimedia kedua sekolah. 

Menurut Gilang Garrialga selaku Kepala Sekolah SMK Dewi Sartika yang bertindak sebagai produser, pembuatan film "Aqidah Cinta" dilakukan secara swadaya antara orangtua siswa, rumah produksi Digital Art Project Cinema Otista dan PT Pasir Bintang Cinema. 

"Kami bersyukur didukung berbagai pihak, termasuk orangtua dari Komite Sekolah hingga biaya produksi cukup sampai tahap 80 persen," kata Gilang Garrialga. 

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah GIS, Mansyur berharap produksi film pelajar yang sudah 80% mendapat dukungan beberapa pihak agar film bisa tembus bioskop. "Semoga nantinya para siswa bisa bekerjasama dalam hal kreativitas lainnya," kata Mansyur. 

Tentang alasan dibuatnya film layar lebar, Gilang mengatakan hal itu berdasarkan lnpres No. 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka peningkalan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia Indonesia. 

"Kami SMK Dewi Sartika selaku sekolah yang memiliki jurusan Multimedia pada kesempatan ini kami bermaksud mengembangkan potensi yang ada didalam setiap kreativitas siswa dengan membuat program pembuatan film ini," jelas Gilang. 

Alasan lainnya untuk menjadi tayangan alternatif dari banyaknya film remaja. "Kami bermaksud mengangkat sebuah cerita yang merupakan realita remaja saat ini dalam menghadapi pergaulan di masyarakat pada umumnya. Kami memiliki semangat untuk membangkitkan perfilman di kalangan pelajar Indonesia," ungkap Gilang. 

SMK Dewi Sartika memiliki PH Digital Art Project Cinema Otista sebagai wadah baru dalam berkarya. "Kami berkolaborasi dengan SMA Global Islamic School dan didukung pihak mitra industri PT. Pasir Bintang Cinema yang sudah bekerja sama dengan SMK Dewi Sartika dalam kegiatan siswa Magang/PKL. Tidak kalah penting kami tentunya dibantu juga oleh para orangtua di Komite Sekolah masing-masing dalam pembiayaan produksinya," jelas Gilang. 

Peluncuran teaser trailer film Aqidah Cinta juga dihadiri antara lain Direktur PSMK Kemdikbud RI serta Kepala Dinas Propinsi DKI Jakarta.

Usai menonton teaser trailer, para undangan juga meninjau lokasi lokasi syuting film di lantai 2 gedung sekolah GIS. 

"Saya suka melihat teaser trailer film "Aqidah Cinta". Kalau tadi disebutkan mau ditayangkan bulan Agustus 2019, sebaiknya film ini cepat-cepat didaftarkan. Karena jumlah produksi film Indonesia sangat banyak, kalau terlambat daftar bisa dapat jadwal tahun depan," kata Ketua LSF Ahmad Yani. 

 

Sinopsis 

Film "Aqidah Cinta" berkisah tentang Fatimah seorang gadis muda yang hidup di tengah kekuarga muslim yang taat. Kisah dimulal dari masuknya masa puberitas, dlmana dalam memasuki pergaulan remaja di sekolahnya dia mendapat banyak teman baru dan pergaulan yang berbeda dari pergaulan sebelumnya yang dudapatl selama di pesantren dan terleblh setelah dIa berkenalan dengan siswa berandalan, yang kesehariannya sangatlah bertolak belakang dengan kehidupannya. 

Dapatkah Fatimah melawan dan menghadapi semua pergaulan serta melawan hatinya dan menjaga aqidah dalam Iautan pergaulan yang jauh dari kebiasaanya? (imam)

Last modified on Saturday, 04 May 2019
Read 716 times
Rate this item
(1 Vote)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru