Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Sineas Harry Dagoe Suharyadi memulai babak baru dalam berkreasi dengan menggarap tiga film sekaligus yaitu Qasidah Berjanji, Nginep, dan Nimas Selendang Merah. Dua judul terakhir genre horor, satu diantaranya kerjasama dengan Malaysia.

"Membuat tiga film secara berurutan sebenarnya bukan hal baru. Bahkan Steven Spielberg pernah lebih banyak bikin film di satu waktu," kata Harry menyebut kemampuan sutradara Hollywood eksekutor film Schlinder List dan lainnya itu.

Hal itu dikatakan oleh Harry Dagoe di acara selamatan produksi ketiga filmnya di Konco Coffee, Epicentrum Walk, Jakarta, Rabu (6/11/2019) siang.

Menurut Harry yang sebelumnya membesut film horor Keira, hal utama dalam membuat film adalah matangnya naskah, selain dukungan banyak pihak termasuk media.

"Di setiap proyek pembuatan film, saya selalu mengutamakan kualitas yang  didukung sebuah sistem manajerial produksi. Saya berani membuat film hanya jika naskahnya benar-benar sudah matang. 

Film Qasidah Berjanji menurut Harry telah dia siapkan konsepnya sejak 9 tahun yang lalu. Film anak-anak full animation ini, dimulai penggarapannya sejak empat bulan silam. "Saat ini sudah tahap awal pengerjaan. Ditargetkan tayang 2021," ujarnya.

"Qasidah Berjanji digarap dengan kualitas animasi yang tinggi, aransemen musik dan lagu. Animator yang menggarapnya dan dubber-nya pernah terlibat di film Disney..

Untuk menghadirkan warna musik yang tepat, musisi Vicky Sianipar dipercaya menangani scorring musik film ini. 

"Secara teknis berbeda dalam membuat scorring film animasi," kata Vicky yang berusaha 'menyamakan' level Qasidah Berjanji dengan animasi ala Disney.

Beberapa pemain remaja dan anak-anak dihadirkan sebagai dubber, serta Ashila Zamita pengisi soundtrack film. Mereka juga satu tim dalam produksi film horor berjudul Nginep.

Sementara, dua film lainnya yang juga siap diproduksi oleh Harry bergenre horor,  yaitu Nginep, dan Nimas Selendang Merah.

Khusus Nimas Selendang Merah, yang merupakan joint production dengan rumah produksi dari Malaysia, Harry terlibat dalam hal supervisi film berlatar budaya Jawa Barat tersebut. (imam)

Last modified on Thursday, 07 November 2019
Read 177 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru