Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Masyarakat di Kecamat Rancaekek di Bandung, Jawa Barat kini memiliki gedung bioskop Dakota Cinema yang dibuka untuk umum mulai Sabtu, 21 Desember 2019.

Dakota Cinema merupakan bioskop mandiri milik H Djonny Sjafruddin SH, yang adalah Ketua Umum Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI).

Kehadiran Dakota Cinema di Rancaekek memberi kontribusi penghasilan bagi PAD daerah juga membuka peluang peningkatan ekonomi dan tenaga kerja di sekitarnya.

"Pembukaan Dakota Cinema di Rancaekek adalah bagian dari upaya kami selaku pengurus GPBSI mengejar target pencapaian 3000 bioskop di Indonesia. Selain itu juga membuka kesempatan masyarakat mengakses film yang mereka sukai," kata H Djonny Sjafruddin SH usai peresmian Dakota Cinema Rancaekek, Sabtu (21/12/2019).

Secara khusus, pengelola Dakota Cinema memberi peluang kerja bagi masyarakat muda di sekitar. "Kami selalu merekrut tenaga kerja dari masyarakat sekitar Dakota Cinema sebagai bentuk support dan berbagi manfaat," ujar Djonny, yang telah membuka Dakota Cinema di Kroya serta Cilacap di Jawa Tengah dan di Sengkang, Sulawesi Selatan.

Dakota Cinema Rancaekek terintegrasi dengan Rancaekek Trade Center (RTC) yang terletak di tepi jalan umum sehingga mudah diakses oleh masyarakat.

Fasilitas dan terutama film-fillm yang diputar di bioskop Dakota sama dengan film di kota besar lainnya. "Sistem digital untuk pemutaran film sudah diterapkan oleh Dakota Cinema sehingga film yang diputar di bioskop kota-kota besar dapat disaksikan juga di sini," kata Djonny.

Dakota Cinema setara dengan bioskop jaringan seperti Cinema XXI, CGV, dan Cinemax adalah ruangan berpendingin udara, cafetaria, toilet dan lobby bioskop yang sejuk dan terang.

Harga karcis di Dakota Cinema lebih murah dari bioskop berjaringan tadi, yaitu berkisar Rp25.000 (Senin-Kamis) dan Rp35.000 (Jumat-Minggu).

Kecamatan Rancaekek, menurut H Cecep Suhendar Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Bandung adalah wilayah langganan banjir yang sedang berbenah, terutama mengatasi kebiasaan buruk masyarakat membuang sampah sembarangan. 

"Semoga dengan ada bioskop di Rancaekek, masyarakat bisa teredukasi melalui film atau promosi seputat lingkungan hidup untuk lebih peduli pada kesehatan dan kebersihan. Misalnya tidak buang sampah sembarangan, dan semangat menjalani hidup sehat, dan lainnya," kata Cecep usai meresmikan bioskop Dakota Cinema di Rancaekek Trade Center (RTC).

Rancaekek adalah wilayah kecamatan dengan jumlah penduduk tidak lebih dari 200 ribu orang. Bioskop Dakota seperti berupaya menjawab keinginan warga sekitar, yang berdasarkan pemantauan organisasi Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) termasuk tinggi habitnya dalam hal menonton. (imam)

Last modified on Monday, 23 December 2019
Read 537 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru