Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

PANGGUNG musik Indonesia mencatat sejarah baru dengan pentas Jakarta International Guitar Festival (JIGF) 2014. Para kampiun gitar klasik dari berbagai negara bakal hadir pada event yang berlangsung di Hotel Alila, Pecenongan pada 12-16 November mendatang.

“Ini pertamakali Indonesia memiliki festival gitar klasik dengan format kompetisi yang diikuti para gitaris klasik berkelas dunia,” kata Daniel Cahya penggagas acara dari DK Harmoni kepada wartawan di Hotel Alila, Jakarta, Kamis (30/10/2014). 

Para gitaris berasal dari berbagai negara antaranya Shinichi Fukuda, Yoshihiro Hayashi, Tomonori Arai, dan Masaki Sakurai (Jepang), Grigory Novikov (Rusia), Jeremy Jouve (Prancis), Slamet Abdul Sjukur dan Jubing Kristianto (Indonesia),  Natavut Ratanakam (Thailand), Andrea Tacchi (Italia), dan Triple Freat (Philipina).

Menurut Daniel, JIGF 2014 merupakan pesta kalangan pecinta gitar klasik yang merasa prihatin atas perkembangan gitar klasik di Indonesia. “Saya dan Jubing termasuk di dalam komunitas pecinta gitar klasik yang prihatin atas keberadaan gitar klasik di Indonesia,” katanya.

Di luar negeri komunitas gitar klasik cukup besar, dan artisnya dihargai dengan mengadakan event reguler setiap tahun. Sebagai pemain gitar klasik, baik Daniel maupun Jubing kerap menghadiri event festival gitar klasik berskala regional maupun internasional.

“Beberapa tahun kami datangi event di luar negeri seperti di Singapura, Beijing, dan lain-lainnya lantas mengapa Indonesia tidak bisa? Akhirnya, dengan memaksakan diri kami hadirkan JIGF 2014,” jelas Daniel, yang didukung sejumlah sponsor yang merupakan anggota komunitasnya.

“Meskipun acara merupakan pesta komunitas penggemar gitar klasik, tapi kami ingin melebarkan audiens agar potensi gitar klasik di Indonesia terangkat ke level dunia internasional,” lanjut Daniel, yang merupakan pengusaha dan “outbound tur leader”. Sementara Jubing Kristianto adalah mantan wartawan Tabloid Nova.

JIGF 2014 merupakan gabungan berbagai kegiatan seperti kompetisi, konser, masterclass, seminar dan workshop yang berkaitan dengan gitar klasik. Kompetisi gitar klasik merupakan acara utama dalam festival yang berhadiah total Rp200 Juta rupiah.

“Ada 26 peserta dari seluruh dunia termasuk dari Indonesia yang akan meramaikan JIGF, baik sebagai peserta kompetisi maupun pengisi acara workshop. Sebagai peserta mereka ditantang unjuk kemampuan dalam memainkan alat musik gitar klasik ini,” kata Daniel.

Panitia mewajibkan setiap peserta membawakan lagu Surilang dari Indonesia di babak penyisihan, serta memilih satu diantara tiga lagu Ayo Mama, Bubuy Bulan, dan Sarinande di babak final.

Selain kompetisi, para penikmat musik klasik juga dapat hadir menonton konser, mengikuti masterclass serta seminar dan workshop yang ada di JIGF 2014. Tiket all access dijual dengan harga Rp1.000.000 (satu juta) untuk jenis early bird dan ada diskon khusus bagi peserta kompetisi gitar klasik. (imam) 

 

Foto Lainnya:

 

 

 

Last modified on Friday, 31 October 2014
Read 5673 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru