Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

FILM Hollywood Brush with Danger karya Livi Zheng (25) dari Indonesia masuk daftar Piala Oscar. Film ini menjadi calon kuat peraih Oscar bersaing dengan film-film Interstellar, Fury, Fox Catcher, dan The Hunger Games: Mocking Jay, Part 1.

Situs pakistannewsindex.com menyebutkan, wanita kelahiran Jawa Timur dan besar di Jakarta ini memulai karirnya sebagai stuntwoman di film-film laga dan kemudian membuat film Brush with Danger. Bisa dikatakan, Livi Zheng merupakan sutradara perempuan Asia pertama yang membuat film laga di Hollywood.

Brush with Danger menceritakan tentang perjalanan kakak beradik di Amerika Serikat, yang satunya pelukis dan petarung. Keduanya mencoba bertahan hidup di jalanan sampai akhirnya pada suatu hari mereka bertemu dengan pemburu benda seni, Jutus Sullivan (Norman Newkirk), yang tertarik membeli lukisan milik Alice untuk dipajang di sebuah galeri. 

Singkat cerita, ketika Sullivan melibatkan Alice untuk mencari karya Van Gogh, yang telah lama hilang, ia justru terjebak dalam skema pembunuhan dan berupaya untuk menghindari kejaran polisi dan pelaku kriminal yang mencarinya” kata Livi yang juga lulusan S2 di bidang perfilman di University of Southern California.

 

Terinspirasi teman Ethiopia

Livi yang kini menetap di Amerika menambahkan film ini terinspirasi saat dirinya tinggal di Seattle. Salah satu teman dekatnya yang berasal dari Ethiopia kabur dari negaranya karena perang. Demikian dikutip dari kabarinews.com.

“Saya melihat dia ke sini sendiri, dan saya melihat bagaimana dia bertahan sampai tidak punya status kewarganegaraan, namun akhirnya dia berhasil dapat beasiswa dan sekarang bekerja di salah satu perusahaan besar yang ada di Seattle” imbuh Livi yang juga pernah memproduseri film kolosal, The Empire’s of Throne.

Premier film Brush with Danger  pada September lalu di Los Angeles dihadiri oleh banyak pejabat penting, termasuk pimpinan Oscar, Don Hall dan Sri Wahyuni Konsul Jenderal Republik Indonesia.

Pujian atas film ini pun ditulis oleh Los Angeles Times, "Terlihat adanya perbedaan seni bela diri seni yang ditampilkan dari film "Brush with Danger".

Brush with Danger dibintangi oleh dirinya sendiri bersama adikya Ken Zheng, Norman Newkirk, dan Nikita Breznikov. Sementara itu, Zane Thomas, ditunjuk sebagai produser eksekutif film yang berada di bawah bendera rumah produksi Sun and Moon Films.

Film thriller kriminal ini merupakan yang pertama bagi Livi Zheng sebagai sutradara, dan untuk pertama kalinya ahli beladiri internasional Ken Zheng sebagai penulis skenario dan salah satu pemeran di dalam film bersama adiknya. 

Sebagai sutradara muda, produser sekaligus pemain film asal Indonesia, Livi berpendapat jika ingin berkarir di Amerika Serikat tidak boleh putus asa dan harus kerja keras. 

“Sebenarnya di Indonesia banyak yang talented, mungkin yang kurang adalah gedung bioskopnya sedikit dibanding gedung bioskop di Amerika. Jadi marketnya menjadi sempit. Secara talented apa yang dimiliki orang Indonesia tidak kalah dengan orang luar. Banyak filmmaker Indonesia yang jago,” ujar Livi Zheng. (imam)

Read 3458 times
Rate this item
(1 Vote)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru