Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

KABUPATEN Kutai Kertanegara (Kukar) di Kalimantan Timur mengembangkan potensi budaya daerah melalui film. “Film adalah cara termudah mempromosikan budaya daerah,” kata Bupati Kukar Rita Widyasari di Studio XXI, Plaza Epicentrum, Jakarta Selatan, Senin (5/1/2015).

Ditemui di acara gala premiere film Erau Kota Raja, malam itu Rita menjelaskan ihwal film yang diproduserinya itu.

“Sebenarnya, di awal-awal produksi kami ingin membuat dokumenter tentang Festival Erau. Tapi dalam perkembangan selanjutnya, kami merubahnya menjadi film bioskop,” ujar Rita.

Hasil diskusi dengan tim produksi dan setelah ‘deal’ masalah konsep dan biaya maka dibuatlah skenario yang mengisahkan perjalanan seorang wartawati (diperankan Nadine Chandrawinata) saat meliput Festival Erau yang kemudian jatuh cinta pada pemandu wisata.

“Karena ada sutradara dan harganya juga klop, maka dibuatlah film ini,” katanya.

Wanita kelahiran Tenggarong, Kukar pada 11 November 1973 ini menjelaskan, perubahan konsep film yang disutradarai Bambang Drias tersebut dimaksudkan agar dapat ditonton oleh masyarakat lebih luas.

“Saya ingin Festival Erau yang sudah berlangsung berabad-abad di wilayah Kukar serta sudah dikenal secara internasional juga bisa diapresiasi oleh masyarakat Indonesia yang datang menonton film di bioskop,” lanjutnya.

Tentang pembiayaan film tersebut, Rita mengatakan dirinya tidak menggunakan dana dari APBD melainkan hasil dukungan sponsor. 

“Biaya produksinya lumayan besar yaitu Rp 2 Miliar. Tetapi saya tidak menggunakan dana APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah).  Film ini mendapat dukungan sponsor,” ujarnya. Masih banyak jalan rusak di wilayahnya yang membuat Rita tidak ingin mengganggu dana APBD untuk pembuatan film. "Nanti bisa diprotes masyarakat kalau pakai dana APBD," katanya seraya tersenyum.

Film Erau Kota Raja akan tayang mulai 8 Januari 2015 di bioskop. FIlm ini menghadirkan Nadine Chandrawinata, Denny Sumargo, Donni ‘ADA Band’ Sibarani, Jajang C Noer, Ray Sahetapy, dan lain-lain. Ceritanya tentang wartawati yang meliput Festival Erau, kemudian jatuh cinta pada seorang pemandu wisata. (imam)

 

Read 5066 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru