Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Dua pesohor dunia akting, Reza Rahadian dan Maudy Ayunda bakal mengisi suara tokoh di film animasi layar lebar Indonesia berjudul Battle of Surabaya. Keduanya akan mengisi karakter tokoh pemeran utama Yumna dan Danu.

Film produksi  MSV Pictures Animation Studios yang merupakan divisi dari PT Mataram Surya Visi Sinema di Yogyakarta itu akan  mulai proses dubbing di studio mereka hari ini.

“Karakter tokoh Yumna akan diisi suarakan oleh artis Maudy Ayunda, sedangkan tokoh Danu diisi suara aktor Reza Rahadian. Proses dubbing mulai besok selama dua hari,” kata Erika Diana Rizanti, Chief of Public Relation MSV Pictures Animation Studio kepada tabloidkabarfilm.com, Rabu (1/4/2015).

Menurut Erika, alasan dipilihnya Reza dan Maudy sebagai pengisi suara kedua tokoh utama film berlatar sejarah perjuangan di Surabaya itu diharapkan meningkatkan animo penonton. 

“Suara Reza dan Maudy sudah berkarakter di perfilman kita, maka hasil diskusi dengan tim produksi menilai  suara mereka sangat cocok dengan karakter tokoh Yunma dan Danu. Diharapkan terlibatnya mereka dalam film ini akan menambah animo penonton,” jelas Erika.

MSV Pictures merupakan salah satu studio animasi terbesar di Indonesia memiliki lebih dari 180 artis animasi yang terlibat dalam 2 proyek pembuatan film layar lebar. Dilengkapi 6 studio animasi, 2 studio sound serta dilengkapi screening cinema berkapasitas 250 orang penonton.

“Proses dubbing mulai 2 sampai 4 April 2015 ini,” kata Erika.

Battle of Surabaya menceritakan petualangan Musa, remaja tukang semir sepatu yang menjadi kurir bagi perjuangan pejuang arek-arek Suroboyo dan TKR dalam peristiwa pertempuran dahsyat 10 November 1945 di Surabaya.

Cerita dibuka dengan visualisasi dahsyat dari pemboman kota Hiroshima oleh Sekutu yang menandakan menyerahnya Jepang. Tetapi langit Surabaya kembali merah dengan peristiwa Insiden Bendera dan kedatangan Sekutu yang ditumpangi oleh Belanda.

Belum lagi gangguan oleh beberapa kelompok pemuda Kipas Hitam yang dilawan oleh Pemuda Republiken. Residen Sudirman, Gubernur Suryo, Pak Moestopo, Bung Tomo dan tokoh-tokoh lain membangkitkan semangat arek-arek Suroboyo & pemuda Indonesia bangkit melawan penjajahan.

Musa dipercaya sebagai kurir surat dan kode-kode rahasia yang dikombinasikan dengan lagu-lagu keroncong dari Radio Pemberontakan Rakyat Indonesia yang didirikan Bung Tomo. 

Berbagai peristiwa dilalui Musa sebagai kurir, kehilangan harta dan orang-orang yang dikasihi menjadi konsekuensi tugas mulia tersebut.

Cerita ini merupakan cerita adaptasi dari pertempuran 10 November di Surabaya. Selain tokoh-tokoh nyata, terdapat tokoh fiktif yang sengaja dibuat untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Film ini akan tayang Agustus 2015. (imam)

 

Last modified on Thursday, 02 April 2015
Read 7468 times
Rate this item
(6 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru