Gusti Randa patahkan gugatan Deddy Mizwar soal Hak Cipta "Nagabonar Reborn"

Sidang kasus gugatan Hak Cipta film Nagabonar Reborn di PN Jakarta Pusat, pada Kamis (28/11/2019) dimenangkan PT Gempita Cipta Perkasa Film milik Gusti Randa dan Trimedia Panjaitan.

Dalam putusan sidang hakim menolak seluruh argumen pihak penggugat, yaitu PT Demi Gisela Citra Sinema  milik Deddy Mizwar.

"Tidak ada satupun argumen pihak penggugat yang disetujui oleh hakim pengadilan, karena dari fakta pengadilan dengan saksi ahli Kemala Atmojo menjelaskan bahwa ada kelemahan dari pihak penggugat," kata Gusti Randa di Jakarta, Jumat (29/11/2019).

Menurut Gusti yang dikenal sebagai aktor dan juga pengacara, pembuktian berdasar kesaksian itu adalah PT Gempita Cipta Perkasa Film telah mendapatkan izin dari ahli waris penulis skenario Nagabonar Reborn, yaitu Mutiara Sani istri almarhum Asrul Sani.

Surat penetapan Mutiara Sani dan anak-anaknya sebagai ahli waris "Nagabonar" berasal dari  Kementerian Kehakiman. 

"Mereka adalah ahli waris dari seluruh karya-karya Asrul Sani. Dan kami sebagai produser sudah mendapatkan izin untuk membuat film Nagabonar Reborn yang diperankan Gading Marten," kata Gusti.

Atas kemenangan ini, Gusti mengatakan tidak akan melakukan gugatan balik. "Kami sejak awal memang tidak berusaha mengekspose masalah ini karena sangat menghormati Deddy Mizwar sebagai senior yang memiliki dedikasi di perfilman," ujarnya.

Selain itu, Deddy Mizwar juga sempat terlibat di awal produksi film Nagabonar Reborn. "Beliau ikut di awal pembuatan cerita dan skenarionya. Jadi, kami tidak akan menuntut balik," kata Gusti yang juga berencana akan memfilmkan karya Asrul Sani lainnya.

Dalam kasus ini, Gusti mengaku tidak mengerti mengapa sampai muncul gugatan tersebut. "Saya hanya menduga gugatan muncul karena ada rencana mereka juga akan bikin kelanjutan film Nagabonar," kata Gusti.

Kasus gugatan ini, lanjut Gusti tidak mempengaruhi hubungan secara pribadi dengan Deddy Mizwar.

"Kasus ini meski kami yang menang, tidak akan menjatuhkan pihak manapun. Kami berharap keputusan pengadilan ini menjadi yurisprudensi hukum yang jika terjadi hal serupa. Kebetulan Deddy Mizwar adalah Ketua Persatuan Produser Film Indonesia dimana kemungkinan kita akan bernaung dibawahnya," jelas Gusti.

Film Nagabonar Reborn sendiri saat ini tidak mencapai hasil optimal namun masih tayang di beberapa bioskop. Gusti Randa berharap ada peningkatan penonton dari sisa pemutaran film di sejumlah daerah.

"Kami masih berharap ada kenaikan jumlah penonton "Nagabonar Reborn" karena film ini tidak hanya menghibur tapi punya nilai kebaikan, mengangkat kisah kepahlawanan di masa lalu," katanya.

Menurut Gusti, pihaknya mengakui jika selera penonton tidak bisa ditebak. "Kami hanya menawarkan cerita lain dari film yang beredar saat ini, ya sebagai alternatif tontonanlah. Soal selera penonton memang tidak bisa ditebak maunya kemana," ujar Gusti.

Film ini menghadirkan para pemain yang mewakili milenilial antaranya Gading Marten, Citra Kirana, Ence Bagus, dan lain-lain, termasuk Ketua DPR Puan Maharani yang saat syuting film masih menjadi menteri. (imam)

Read more...

Masyarakat film bisa gugat pemerintah soal data penonton

PASAL 33 ayat 2 Undang-undang Perfilman menyebutkan, menteri wajib mengumumkan kepada masyarakat secara berkala jumlah penonton setiap judul film yang dipertunjukkan di bioskop.

Read more...