Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Indonesia memiliki jumlah alat perkusi terbanyak dan diakui dunia. Namun, literasi mengenai hal itu sangat minim. Ajang Indonesia Drum and Percussion Festival (IDPFest) 2018 diharapkan dapat mendata alat musik perkusi di Indonesia.

"IDPFest tahun ini saya harapkan menjadi moment pendataan musik perkusi yang selama ini belum digarap oleh lembaga atau instansi manapun," kata Bens Leo, pengamat musik pada jumpa pers IDPFest Ke-3 tahun 2018 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (15/3/2018).

Hal itu diungkap Bens Leo yang didaulat jadi narasumber selain drumer Ekki Soekarno yang juga penggagas sekaligus ketua panitia acara. 

Menurut Bens Leo, aransemen gamelan karya Ki Narto Sabdo sempat dibawakan oleh seniman asal Kanada di negara itu dalam sebuah konser. Namun, seniman itu tak menyebutkan sumber dan pencipta aransemen gamelan yang dibawakannya. 

"Pencipta aransemen musik gamelan itu tak pernah disebut oleh sang seniman, karena dia memang tidak tahu penciptanya adalah Ki Narto Sabdo. Tidak ada datanya," katanya. 

IDPFest 2018 merupakan ajang pertemuan para musisi drum dan perkusi di tanah air, akan kembali digelar di Pusat Kesenian Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta pada 29 Maret hingga 1 April 2018.

Kegiatan IDPFest 2018 didukung sejumlah sponsor akan menampilkan ratusan praktisi drum dan perkusi berbakat dari seluruh penjuru tanah air yang diramaikan berbagai kegiatan.

Kegiatan tersebut antaranya pameran drum dan perkusi Indonesia, Kompetisi drum, klinik edukasi drum dan perkusi Indonesia, kompetisi drummer dan perkusionis Indonesia, serta penampilan dan penghargaan IDP Legend, pentas sekolah/ sanggar musik maupun non musik, pentas seni kolaborasi musisi daerah, seminar, talkshow dan diskusi.

"Acara punya enam misi, yaitu adanya program tabungan dan kesehatan, klinik edukasi drum dan perkusi, bakti sosial, galeri drum dan perkusi Indonesia, Indonesia drum and perkusi festival dan perlindungan karya," kata Ketua Pelaksana IDPFest 2018, Ekki Soekarno.

Pertunjukan pada IDPFest 2018 kali ini tidak hanya diisi oleh musisi dalam negeri, tetapi juga sejumlah musisi tamu dari luar negeri dari Malaysia.

"Kami tak menyangka acara ini mendapat perhatian dari para musisi luar negeri, apresiasi mereka sangat baik sekali. Untuk tahun ini kita coba keikutsertaan musisi drum dan perkusi dari Tawau, Malaysia", ujar Ekki.

Yang unik, kali ini untuk kali pertama IDPFest akan menampilkan grup marawis dan lenong Betawi, sebagai muatan lokal untuk memperkenalkan budaya tanah air.

"Jangan memandang sebelah mata grup marawis, karena yang akan manggung di ajang ini punya kekhasan khusus", ungkap Ekki. (imam

Last modified on Wednesday, 21 March 2018
Read 664 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru