Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

GRUP band Chaseiro adalah kumpulan anak band kampus Universitas Indonesia (UI) di tahun 70-an. Mereka eksis meski pertemuan telah menjadi barang mewah. Itu dibuktikan dengan diluncurkannya album ke-7 berjudul Retro 2 di Jakarta, Sabtu (11/10/2014).

Chaseiro terdiri dari Candra Darusman (vocal, keyboard, guitar) Helmie Indrakesuma (alm vokal), Aswin Sastrowardoyo (vocal, guitar), Edi Hudioro (flute), Irwan Indrakesuma (vocal), Rizali Indrakesuma (vocal, bass) dan Omen Soni Sontani (vocal). Mereka muncul di industri musik Indonesia sejak tahun 1978.

Khusus di album Retro 2 -- yang berisi 11 lagu diantaranya 3 lagu baru Siapa Bilang, Pagi Hari, dan Tell Me – tujuh musisi dan penyanyi tamu (Riza Arshad, Tohpati, Jeffrey Tahalele, RAN, Tompi, Marcell dan Ucie Nurul) memberikan kontribusinya.

Album ini bisa diibaratkan kotak kuno berdebu berisi berbagai  karya seni trendi pada jamannya. Kotak lusuh ini lalu dibersihkan, dipilah dan dipoles isinya. Maka jadilah sebuah kotak retro yang fresh dan berkilau. Retro 2 kelanjutan dari album ke-6 berjudul Simply, Retro). 

Retro  2 merupakan tahapan Chaseiro dalam bermusik saat ini. Kreatif dalam berkarya tetapi konsisten dalam filosofi berpikir. Album ini wujud dari kolaborasi musisi muda dengan musisi senior. Perpaduan harmonis antara bakat dan teknologi, bercampurnya rasa duka dan haru atas kepergian tiga personelnya; Uce Hariono, Ade Hamzah dan Helmie Indrakesuma.  

Kolaborasi ini “diabadikan” dalam album yang dipersembahkan untuk mereka bertiga. Setiap kali mendengar lagu-lagu dalam Retro 2, meski mereka telah pergi, kehadiran ketiga saudara itu senantiasa ada dalam benak dan hati sanubari.

Retro 2 juga wujud eksistensi dan konsistensi dari Chaseiro. Keberadaan para anggotanya yang terpisah oleh jarak dan waktu karena tanggungjawab tugas dan profesi yang mereka pilih, bukan halangan untuk meneruskan karya. 

Tiga diantaranya nyaris tak punya waktu luang. Candra Darusman bertugas di perwakilan World Intellectual Property Organization (WIPO) di Singapura, Rizali Indrakesuma di India sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia (LBBP RI), dan Aswin Sastrowardoyo menjadi dokter spesialis kandungan (SpOG)di Jakarta. 

Hanya semangat yang membuat kepingan-kepingan puzzle Chaseiro kembali saling mengkait, tersusun menghasilkan karya seni yang indah. 

Maka dengarlah lagu-lagu mereka yang sarat nilai seperti Dunia Dibatas Senja,  Kemanusiaan, Sapa Pra Bencana, Dara, Siapa Bilang, Sesaat Berdua, Pagi Hari, dan Tell Me.  

Atas dasar nilai kemanusiaan dan kepemudaan serta jiwa peduli sosial, Chaseiro bekerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia (YKI), mencetuskan Gerakan ”Sejuta” Lagu dengan menyumbangkan seluruh royalti hasil penjualan lagu berjudul Dara (yang syairnya ditulis oleh sdr Joeliardi Sunendar),  untuk disumbangkan sebagai biaya pengobatan penderita kanker serviks. 

Kegiatan kemanusiaan ini didasari pemikiran “Dari perempuan yang sehat akan lahir generasi pemuda yang kreatif dan positif yang akan memegang masa depan bangsa”  

Album Retro 2 dapat diperoleh melalui ITunes http://bit.ly/YNG8Em & Amazon http://amzn.to/XarLZ2 via online - http://on.fb.me/1oTBtXi dan pemesanan secara khusus. (imam)

 

 Foto Lainnya: 

  

 

 

Last modified on Sunday, 12 October 2014
Read 4050 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru