Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

DUNIA showbiz di Indonesia hari ini secara kualitas ternoda oleh campur tangan industri. Hal ini diungkapkan musisi yang juga vokalis grup Kahitna, Carlo Saba yang gerah menghadapi situasi itu dan memilih bergabung dengan label rekaman baru.

“Industri rekaman kita terlalu mencampuri urusan kreatif seniman. Ini sangat tidak nyaman untuk melahirkan karya yang baik,” kata Carlo Saba saat menghadiri peluncuran ABM Entertainment di Exodus Café , Jakarta, Rabu (25/11/2014).

Salah satu personel grup vocal Kahitna ini mengaku cukup terganggu dengan pengalamannya tersebut. Kini, Carlo bergabung dengan ABM Entertainment milik pengusaha Vivi Montolalu, yang membuka jaringan baru di bidang jasa hiburan seperti rekaman musik, film, modeling, dan lain-lain.

Menurut dia, seniman musik Indonesia sering tak mampu melepaskan diri dari konsep yang dibangun oleh industri rekaman.

“Karena konsep industri berangkat dari kacamata pemilik label, tidak sebatas soal merubah lagu tapi juga ikut campur soal lirik sampai pembuatan video clip,” jelas Carlo.

Perilaku industri yang seperti ini, menurut Carlo dalam jangka panjang akan 'merusak' kualitas sebuah karya. "Efek jangka panjangnya, masyarakat tidak akan mendengarkan karya cipta para seniman, melainkan mereka mendengar hasil rekaan label rekaman. Padahal, saya berharap label rekaman dapat menciptakan pasarnya sendiri, bukan sebaliknya mengikuti industri," katanya.

Pengamat Bens Leo yang hadir menjadi moderator di acara tersebut mengungkapkan, industri musik di Indonesia sedang mengalami penurunan dalam hal penjualan album rekaman. “Kehadiran ABM diharapkan dapat memperkuat industri rekaman, dan juga industri hiburan secara umum,” katanya.

Masuknya Carlo Saba ke label rekaman baru di bawah manajemen ABM Entertainment, menurut Bens Leo adalah lumrah terjadi di grup Kahitna. Karena sebelumnya, Heidi Yunus dan Yovie Widianto melakukan hal yang sama.

“Masing-masing personel Kahitna memilih untuk bersolo karier dengan warna yang berbeda. Wajar saja jika Carlo bergabung dengan manajemen baru ini,” jelas Bens Leo.

Meski pun demikian tetap ada yang mempertanyakan pindahnya Carlo ke manajemen baru, dan hal itu dikaitkan dengan isu pecahnya Kahitna. Mengenai kabar tersebut, Carlo menegaskan tidak pernah keluar dari grupnya itu.

“Tidak ada perceraian saya dengan Kahitna. Bahkan saya menikah dengan Kahitna sampai kapanpun,” jelas Carlo, yang dalam waktu dekat akan merilis album rekaman di bawah label barunya.

Yang terpenting, kata dia, pihak ABM Entertainment memberinya kebebasan dalam berkreasi. “Bahkan tidak hanya membebaskan dalam membuat single, minimal merekam mini album dengan empat sampai enam lagu,” ujar penyanyi paling senior di ABM Entertainment ini. (imam)

Last modified on Thursday, 27 November 2014
Read 2303 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru