Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

PENYANYI dangdut Ine Sinthya Anggraini tak perlu lama menyesali prahara rumahtangganya. “Prahara rumah tangga tak menjadikan hidup ini terhenti. Lebih penting mengisi hidup dengan berbagai kebaikan yang bermanfaat,” kata Ine Sinthya di Jakarta, Sabtu (07/02/2015).

Bahtera rumahtanggga salah satu diva dangdut ini memang berada di jurang perpisahan. Namun penembang lagu Cinta Bukan Sayur Asem ini enggan bicara lebih jauh soal kehidupan rumah tangganya.

“Mending ngomongin yang lain saja mas. Yang jelas-jelas saja,” kata Ine, yang namanya melejit lewat lagu Lima Menit Lagi, Gaun Merah Jambu, dan lagu Kacang Lupa Kulitnya.

Penyanyi kelahiran Cianjur, 15 Agustus 1971 ini mengaku resmi berpisah dengan suaminya Andri Sambas sejak tahun 2010 silam. Tetapi prahara itu menginspirasi dirinya untuk berkarya. Bersama sejumlah musisi dan tim kreatif yang dipercayainya, Ine kini tengah mengemas album baru bertajuk Jurang Perpisahan.

Saat ditanya apakah album baru ini terkait dengan kisah nyata yang dialaminya? Ine dengan ringan mengatakan, dirinya tidak pernah memisahkan kehidupan berkesenian dengan kenyataan hidup.

“Bagi saya hidup itu selalu berkreasi. Saya tidak pernah memisahkan antara kehidupan berkesenian dengan fakta hidup. Sebagai pekerja seni, pengalaman hidup yang saya jalani seringkali menginspirasi untuk jadi lagu. Dari musik dan lagu itu akupun berharap masyarakat dapat terinspirasi, bisa memetik manfaat dan mengambil pelajaran,” tukasnya.

Sebagai seniman, Ine Sinthya tak pernah berhenti berkarya, khususnya di bidang tarik suara. Debutnya dimulai saat menjadi penyanyi solo, duet, trio, sampai grup. Hampir tiap tahun selama rentang waktu tahun 1986 hingga tahun 2015 ada saja album yang diproduksi.

Dari semua album yang dikeluarkan, umumnya mendapatkan sambutan yang baik dari masyarakat pecinta musik dangdut. Bahkan lagu-lagunya masih banyak diputar di sejumlah radio dangdut sampai sekarang. “Tanpa apresiasi masyarakat saya bukanlah siapa-siapa,” ujar ibu dua anak yang kini masih menjanda. (imam)

Last modified on Sunday, 08 February 2015
Read 4292 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru