Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Sekitar 1000 tokoh dari berbagai negara akan menghadiri "Kongres Wanita Sedunia" yang diselenggarakan Kowani (Kongres Wanita Indonesia) di Yogyakarta pada 13 September 2018.

"Kami juga mempersiapkan "Kowani Fair 2018" tanggal 24-27 Mei mendatang di Gedung SME TOWER Jakarta," kata Ketua Umum Kowani Dr Ir Giwo Rubianto Wiyogo, MPd pada acara jumpa pers "Kowani Fair 2018" di kantor Kementerian Pariwisata, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (21/5/2018).

"Kowani Fair 2018" merupakan ajang pameran produk dan perdagangan UMKM yang ke-17 kalinya diadakan oleh organisasi wanita tertua di Indonesia tersebut.

"Tahun ini, kami menargetkan transaksi dari pameran Kowani Fair Rp 20 Miliar," lanjut Giwo Rubianto yang didampingi Suwarni, selaku Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II,  Kementerian Pariwisata. 

"Diharapkan pameran 150 item produk UKM (Usaha Kecil dan Menengah) di acara "Kowani Fair 2018" ini bisa dihadiri 1000 orang setiap harinya," kata Giwo. 

Jumlah itu didasarkan kepesertaan 100 negara yang masing-masing mendaftarkan minimal 10 orang perwakilannya.

"Kami juga mengundang 1000 dari 3000an organisasi yang terkait dengan wanita di Indonesia, " jelas Giwo. 

"Kowani Fair 2018" mengangkat tema ‘Optimalisasi Kemandirian Perempuan Pengusaha untuk Ketahanan Ekonomi Keluarga’ merupakan rangkaian kegiatan KOWANI selaku tuan rumah GA ICW (General Assembly International Council of Women) ke-35 dan Kongres Wanita Sedunia dalam rangka HUT KOWANI ke-90. 

Giwo Rubianto mengatakan,  Kowani Fair 2018 merupakan komitmen Kowani untuk  memperkenalkan dan mempromosikan serta memajukan pariwisata Indonesia melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata.

Sedangkan GA-ICW ke-35 diharapkan akan membawa dampak positif bagi perkembangan pariwisata di Indonesia dan khususnya di Kawasan  Borobudur dan sekitarnya. 

“Kowani mengundang para duta besar pada acara pembukaan yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan akan dibuka oleh Menteri PP-PA dengan keynote speech Menteri Perindustrian,” kata Giwo Rubianto.

Dikatakannya, Kowani sebagai federasi dari 91 organisasi wanita tingkat pusat yang merupakan payung organisasi wanita di Indonesia mempunyai tugas di antaranya memfasilitasi, mendukung dan memberi penguatan kepentingan untuk organisasi anggota.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya Kowani Fair 2018 akan menjembatani serta memfasilitasi wanita pengusaha untuk mempromosikan hasil produknya, sekaligus sebagai sarana dalam mencari pasar-pasar baru bagi produknya,” kata Giwo. 

Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II, Sumarni mengatakan, pemerintah memberi apresiasi penyelenggaraan Kowani Fair  2018 di dalam rangka HUT Kowani ke-90 yang akan diselenggarakan di Yogyakarta.

“Pameran KOWANI Fair 2018 mempunyai dampak langsung terhadap pariwisata Jakarta sebagai destinasi wisata MICE (Meeting, Incentive, Convetion, and Exhibiton/Event). Sebagai kota MICE, Jakarta harus banyak terselenggara pameran di antanya pameran KOWANI Fair sebagai ajang mempertemukan memperkenalkan dan mempromosikan serta memajukan pariwisata Indonesia melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pariwisata.

“Pameran ini sangat tepat momentumnya diselenggarakan di bulan Ramadhan karena masyarakat sedang membutuhkan berbagai keperluan menjelang liburan Idhul Fitri 2018,” kata Sumarni. 

“Event GA ICW ke-35 Kongres Wanita Sedunia dan HUT KOWANI ke-90 akan membawa dampak langsung terhadap pariwisata yang tahun ini mentargekan 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) 270 juta  pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di Tanah Air,” kata Sumarni.

 

Tujuan Kowani Fair

Ketua Panitia Ony Jafar Hafsah menjelaskan, Kowani Fair 2018 memamerkan produk unggulan dari seluruh Indonesia sehingga dapat mengundang pengunjung baik wisnus maupun wisman. 

“UMKM di sektor pariwisata memilik potensi sangat besar untuk mendorong perekonomian Indonesia. Pariwisata merupakan sektor unggulan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah saat ini,” katanya.

Penyelenggaraan KOWANI Fair 2018 bertujuan pertama, untuk meningkatkan perekonomian (organisasi) anggota dan masyarakat melalui penciptaan barang – barang yang inovatif dan kreatif. 

Kedua, memberikan peluang bagi organisasi anggota dan pengusaha wanita Indonesia untuk dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya saing dalam memasuki era digital. 

Ketiga, meningkatkan kecintaan masyarakat untuk menggunakan produksi dalam negeri dan dapat menggerakkan perekonomian nasional menuju terwujudnya kemandirian bangsa. 

Keempat, sebagai ajang promosi efektif dan kompetitif dalam pengenalan produk yang bermutu,  dan Kelima,  sebagai ajang untuk memperoleh manfaat pemasaran dengan memaksimalkan seluruh komponen pendukung. 

Selain itu, kontribusi kowani fair yakni melalui pemasaran hasil produk di pameran, dan kemajuan perempuan di setiap sektor pembangunan, termasuk pariwisata.

Kowani berdiri sejak tanggal 22 Desember 1928 melalui Kongres Perempuan Indonesia Pertama di Jogyakarta. (imam)

Last modified on Monday, 21 May 2018
Read 483 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru