Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Indonesia akan menjadi pusat fashion muslim dunia pada tahun 2024. Indikasi itu terlihat dari prestasi Indonesia duduk di peringkat pertama dari 130 negara dengan tingkat pertumbuhan tercepat dalam memasarkan wisata halal versi global muslim travel index.

“Rangking ini memperlihatkan Indonesia siap menjadi negara yang memajukan  bisnis halalnya,” kata Tazbir Abdullah, Team Calender Event Kementerian Pariwisata pada Diskusi Forum Bisnis di acara Indonesia International Islamic Fair (IIIF) di Balai Kartini Jakarta, (10/5/2019).

Menurut Tazbir, pengertian bisnis halal  sendiri tidak semata tentang memisahkan  ruang laki-laki dengan perempuan atau tentang minuman alkohol, tapi mencakup bisnis  yang lebih besar.

“Salah satu  bisnis  halal adalah fashion. Karena itu kita sudah menargetkan tahun 2024  Indonesia menjadi pusat  fashion muslim dunia,” kata Tazbir.

Sejalan dengan itu, Tazbir memuji upaya Anna  Mariana menyelenggarakan pameran IIIF 2019. “Pameran  yang baru pertama kali ini memang tidak bisa langsung sukses.  Perlu waktu sampai empat atau lima kali. Namun, yang pasti (event) ini akan  menjadi embrio penting menuju Modest Fashion 2024," kata Tazbir. 

Anna Mariana yang juga menjadi pembicara di forum itu, mengatakan tidak ada halangan besar dalam mengejar target pemerintah untuk tahun 2024 tersebut.

Sebagai desainer dan pelopor lahirnya tenun dan songket baru Nusantara, Anna mengaku sangat siap memasuki era terdepan dari Modest Fashion Indonesia.  Bersama butiknya House of Marsya, ia bahkan sudah berulang kali melakukan  penjualan busana karya etniknya ke beberapa negara di Timur Tengah.

“Yang perlu diperhatikan teman-teman desainer lain yang  baru akan melakukan ekspor busana ke negara-negara  muslim adalah,  mereka  perlu berhari-hati memilih motif desain dari bahan yang digunakan," ungkap Anna.

Beberapa tips bagi desainer agar tembus ke Timur Tengah, menurut Anna antaranya menghindari penggunaan desain yang  menggunakan motif mahluk bernyawa,  seperti manusia dan fauna.

"Karena di sana penggunaa motif semacam itu memang dilarang. Sebab menurut Islam, dalam pakaian bergambar terdapat unsur pengagungan yang lebih terhadap gambar," jelas Anna. 

Sebagai perancang busana tenun tradional, Anna mengaku sering mendengar keluhan buyers di saat pameran di luar negeri, dimana jumlah stok yang dipamerkan sangat terbatas.

"Akibatnya, perdagangan menjadi deadlock karena terbatasnya stok yang dipamerkan. Padahal, kain tenun bisa diproduksi massal dengan melibatkan ribuan perajin," kata Anna Mariana, yang membina jutaan perajin kain tenun tradisional di seluruh Indonesia. (imam

Last modified on Friday, 10 May 2019
Read 302 times
Rate this item
(0 votes)
Tagged under
TIS

шаблоны joomla на templete.ru