Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Dua penghargaan diraih Hj Anna Mariana, desainer dan pelopor kain tenun songket tradisional pada malam puncak ajang “Creativity Women Awards 2019” yang digelar oleh Pusat Prestasi Indonesia, Jumat (25/10/2019) di Hotel Gren Melia, Jakarta.

Dua katagori penghargaan yang diraih Anna Mariana yaitu Best Women In Professional  dan Best Women In Enterpreneur. Penghargaan lainnya diberikan kepada beberapa perempuan yang dinilai inovatif, kreatif dan produktif dalam usahanya. Penerima penghargaan juga datang dari Malaysia.

“Saya senang dan bersyukur karena terpilih sebagai salahsatu inspiring women dari Indonesia dan menerima penghargaan ini. Mungkin karena kiprah saya selama ini di bidang budaya dan hukum,” kata Anna.

Anna Mariana adalah desainer sekaligus pelopor pengembangan kain tenun songket tradisional. Dia menggerakkan industri kain tenun melalui butiknya House of Marsya. Berbagai kegiatan pameran produksi tenun dan fashion show digelarnyanya di dalam dan luar negeri. Anna Mariana ikut mempelopori disahkannya Hari Tenun Nasional, yang saat ini dalam proses.

“Saya berharap, perempuan Indonesia terus memiliki kepercayaan diri, membangun keyakinan bahwa perempuan bisa hebat dengan kemampuan masing-masing. Jangan pernah minder dan malu, walaupun dikodratkan mendampingi suami dan mengurus rumahtangga,” ujar Anna Mariana.

Acara malam penganugerahan “Creativity Women Awards 2019” dihadiri Dwi Andriani Sulistiowati selaku Asisten Deputi Peningkatan  Kualitas SDM Perkoperasian dan Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementrian Koperasi dan UKM RI Mewakili Menteri Teten Masduki

“Kegiatan ini ikut membangun jiwa kompetitif yang sehat untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), sejalan dengan  program pemerintah, salah satunya fokus pada SDM sebagai  kunci pertumbuhan Indonesia,” kata Dwi Andriyani.

Siapa saja menurut Dwi, berpeluang memiliki kreativitas. “Kreativitas dapat muncul dari hal yang sederhana sekalipun, dengan memulai dari  apa yang disuka dan menjadikannnya nilai,” ujarnya.

Di tengah suhu perekonomian dunia yang memanas dan ketidakpastian ekonomi dunia sebagai dampak  krisis keuangan, bangsa Indonesia mampu menunjukan ketahanan ekonomi berlandaskan investasi yang tumbuh stabil seiring  meningkatnya daya beli  konsumen.

“Keberhasilan kita melewati tantangan tidak terlepas dari program pemerintah, didukung peran aktif masyarakat dengan kegiatan pembangunan. Prakarsa dan kreativitas masyarakat adalah kunci  keberhasilan pembangunan,” kata Dwi.

Menurutnya tugas pemerintah adalah membimbing, mendukung dan melindungi usaha kegiatan masyarakat serta menciptakan iklim yang mendorong masyarakat menjadi kreatif, bekerja keras dan berani bersaing secara global.

Sementara itu Sofyan Patiana selaku Wakil Ketua Penyelenggara mengatakan Pusat Prestasi Indonesia memberi penghargaan untuk menjadi inspirasi, motivasi dan contoh bagi masyarakat luas untuk menghargai hasil karya mereka yang telah bekerja keras sehingga memacu lebih baik lagi.

“Semoga penghargaan ini berdampak terhadap terwujudnya pribadi berkualitas di setiap aspek kehidupan, serta, dapat berperan sebagai subjek aktif dalam pembangunan,” katanya. (imam)

Last modified on Sunday, 27 October 2019
Read 88 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru