Workshop Produksi Film SMA Kemangkon Purbalingga

Ismi Vera dengan ketiga teman lain di kelas penulisan skenario berusaha menyelesaikan tulisan hingga menjelang subuh. Hal ini karena, pagi harinya, skenario mereka akan diproduksi bersama yang dibagi dalam beberapa kelompok produksi.

Read more...

Siswa SMU Bukateja Purbalingga produksi film dokumenter

Sebuah handycam difungsikan layaknya kamera GoPro. Dipasang pada stang sepeda kumbang milik subyek dokumenter yang memang setiap pagi hingga siang hari berjualan tahu yang ia dan keluarganya buat sendiri dengan cara keliling kampung.

Read more...

23 Finalis film di ajang XXI Short Film Festival 2015

XXI Short Film Festival tahun 2015 menginjak tahun ketiga. Kegiatan ini merupakan konsistensi Cinema 21 untuk mendukung industri perfilman Indonesia, khususnya bagi para sineas muda agar dapat menunjukkan kemampuan mereka melalui kompetisi film pendek.

Read more...

Pelajar SMK Karangganyam Kebumen praktik produksi film

Adi selalu berusaha menutupi kekurangan Inah, istrinya dalam hal rasa masakan. Hal ini karena Tarjo telah termakan komitmen sebelum menikah, bahwa ia akan setia makan makanan yang dimasak istrinya kelak.

Read more...

Komunitas Salihara putar empat film nasional di bulan Maret

Komunitas Salihara akan memutar film-film nasional di pekan awal Maret 2015. Film tersebut adalah Sebelum Pagi Terulang Kembali (2014); Selamat Pagi, Malam (2014); Cahaya Dari Timur: Beta Maluku (2014); dan Something in the Way (2013).

Read more...

FFP 2015 membuka pendaftaran Kompetisi Pelajar

Festival Film Purbalingga (FFP) tahun 2015 kembali akan digelar. Pendaftaran salah satu program FFP kali ini yaitu Kompetisi Pelajar se-Banyumas Raya (Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Banjarnegara) sudah dibuka sejak awal Januari yang lalu.

Pada siaran pers yang diterima tabloidkabarfilm.com, Kamis (12/2/2015) dijelaskan, kompetisi ini mengkategorikan Film Fiksi Pelajar setingkat SMA, Film Dokumenter Pelajar setingkat SMA, dan Film Fiksi Pelajar setingkat SMP.

Manajer FFP Nanki Nirmanto mengatakan, kompetisi ini dimaksudkan sebagai ruang apresiasi bagi karya-karya yang lahir dari pelajar Banyumas Raya, khususnya dalam konteks film. "Diharapkan dengan hadirnya kompetisi ini, akan memicu kreativitas ruang-ruang berkarya lainnya di wilayah Banyumas Raya," ujarnya.

Adapun aturan dan syarat-syarat program kompetisi ini, antara lain durasi film maksimal 15 menit, bebas tahun produksi dan belum pernah diikutsertakan dalam FFP sebelumnya, sementara film yang pernah menang di festival lain boleh didaftarkan.

Menurut Nanki, syarat lain yang juga penting yaitu, subtitle Bahasa Indonesia bila dialog dalam film menggunakan bahasa lokal, sementara bila dalam film menggunakan materi pihak lain, seperti musik/lagu dan potongan adegan, wajib disertai surat izin dari pihak terkait. "Format karya yang dikirim dalam bentuk data mpeg2 atau mp4 dan tidak dipungut biaya alias gratis," tuturnya.

Sementara kelengkapan pendaftaran karya dapat dilihat pada www.festivalfilmpurbalingga.blogspot.com dan pengiriman karya dikirim atau bisa datang langsung ke Markas Besar CLC, Jl. Puring No. 7 Purbalingga. Batas waktu pengiriman 30 Maret 2015 cap pos. (imam)

Read more...

Komunitas Malam Puisi Padang gelar acara sambut Hari Ibu Nasional

KOMUNITAS Malam Puisi Padang, Sumatera Barat (Sumbar), menggelar kegiatan seni-budaya bertajuk "Story of Mom" memperingati Hari Ibu Nasional pada 22 Desember 2014.

Read more...