Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Aktor Adipati Dolken mengaku kesulitan berperan sebagai Jenderal Soedirman di film besutan sutradara Viva Westi tersebut. Minimnya literatur tentang vokal sang jenderal, membuat Adipati melakukan interpretasi sendiri.

“Yang paling sulit soal suara. Karena sampai sekarang aku belum pernah mendengar suara Jenderal Soedirman, dan juga nembang (bersenandung)-nya beliau,” kata Adipati Dolken saat gala premiere film Jenderal Soedirman di Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2015).

Dalam film memang muncul adegan Jenderal Soedirman bersenandung. Dan itu, dilakukan oleh Adipati Dolken dengan cara mencari informasi pada kerabat sang jenderal.

“Aku belum fasih menggunakan suara Jawanya. Jadi itu semua interpretasi sendiri. Aku juga nanya ke anaknya Jenderal Sudirman, Pak Teguh dan melihat bagaimana dia berinteraksi dengan orang lain. Katanya juga, Soedirman adalah perokok berat dan suaranya berat banget,” kata Adipati.

Meski cukup sulit memerankan karakter Soedirman, Adipati senang karena mendapat kepercayaan dari sutradara film. “Kesannya jelas campur aduk. Senang, juga deg-degan. Aku juga sadar kalau ini merupakan peran yang berat dan beban serta tanggung jawabnya berat. Tapi dengan bantuan dari teman-teman itu membikin motivasi aku kuat,” jelasnya.

Hal lain yang menjadi tantangan Adipati, dia harus menjiwai setiap dialog. Menurutnya, menghapal dialog bisa diatasi. “Aku lebih pingin mengerti dialognya, jadi kalau sudah mengerti maksudnya, semua gampang aja keluarnya. Masalahnya itu bukan dihafalan tapi bagaimana menjiwai dialognya,” katanya.

Tentu saja selama di lokasi syuting menjadi hal yang tak kalah menarik bagi Adipati. Sebab, sebelum syuting dia harus mengikuti latihan seperti  tentara.

“Berlatih di boot camp ada. Aku dilatih sama Koppasus di daerah Lembang selama delapan hari. Di sana dilatih seperti tentara, tidak benar-benar tentara,” kenang Adipati.

Di sana, suhu udara malam hanya 10 derajat celcius dan siang hari 15 derajat celcius. “Bayangin, sudah dingin dan kemasukan air, badanku juga kurus begini. Lalu juga harus menghafalkan dialog, jadi konsentrasi susah,” kata Adipati yang menghabiskan masa syuting film selama 43 hari. (imam)

Read 2001 times
Rate this item
(2 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru