Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Artis senior Erna Santoso (60) prihatin dengan kondisi organisasi Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), yang terus menerus dilanda kekisruhan. Namun, dia tetap menjaga hubungan dengan para artis yang terpisah secara organisasi.

“Saya prihatin saja, mengapa kisruh Parfi tidak tuntas-tuntas. Padahal, nama besar dan kekuatan Parfi sebagai organisasi masih ada dan diakui banyak pihak,” kata Erna Santoso kepada tabloidkabarfilm.com di Hotel Amaris, Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/3/2017).

Hari itu Erna mendapat undangan dari Parfi yang diketuai sementara oleh Soultan Saladin, yang menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dengan sejumlah perwakilan DPP Parfi di daerah. 

Seperti diketahui, pasca penangkapan Gatot Brajamusti usai Kongres ke-15 Parfi di Lombok, Agustus 2016 hingga saat ini belum jelas benar siapa ketua umum Parfi sesungguhnya. 

Yang pasti ada dua kubu organisasi yang sama-sama merasa berhak menggunakan nama Parfi, yakni yang diketuai oleh Soultan Saladin, dan Parfi yang diketuai oleh Febryan Adhitya. Sementara, kelompok artis lainnya membentuk entitas baru bernama Parfi’56.

Di semua organisasi berlabel Parfi, artis Erna Santoso termasuk yang selalu ada. Bahkan, menurut Erna dia termasuk penggagas terbentuknya Parfi’56 yang diketuai Marcella Zalianthy. Jadi, dimanakah posisi Erna Santoso sebenarnya?

“Saya memang di Parfi’56, Parfi Soultan Saladin, dan Parfi lainnya. Karena saya kenal baik dengan sesama artis dan pengurusnya. Kalau diundang, ya gak enak kalau tidak datang. Ini juga saya dapat dua undangan lain di Jakarta untuk merayakan Hari Film,” jelas ibunda artis Ardina Rasti ini.

Sebagai sosok yang berada dan diterima di semua Parfi, Erna menginginkan organisasi tersebut kembali menjadi organisasi tunggal yang kuat. 

“Banyak hal yang bisa dilakukan oleh Parfi, tapi saya tidak bisa juga menyibukkan diri di organisasi. Makanya, saya dan Jenny Rahman masih tetap suka ketemuan bikin kegiatan sosial,” kata Ketua Yayasan Peduli Anak (Pena) Indonesia, yang setiap tahun sejak tahun 2000 rutin mengadakan aksi sosial dan penggalangan dana untuk yatim piatu dan anak-anak kurang beruntung lainnya.

Peraih penghargaan Best Supporting Actress pada film From Seoul to Jakarta di Festival Film St Tropez 2015 ini juga sedang mempersiapkan kegiatan yang sama pada bulan Mei mendatang.

“Menjelang Ramadhan atau bulan Mei besok, yayasan Pena Indonesia kembali mengadakan buka puasa bersama 1000an anak yatim-piatu,” kata Erna. (imam)

 

Last modified on Saturday, 01 April 2017
Read 257 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru