Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Aktor Pritt Timothy (61) memerankan karakter tokoh Haji Agus Salim di film "Moonrise Over Egypt". Setelah lebih 10 film diperankan, inilah yang pertamakali menjadi peran utama.

Seniman teater berlatar penyiar radio di Yogyakarta ini memiliki tantangan besar dalam memerankan Haji Agus Salim.

"Sebelum dapat peran, saya tidak terlalu mengenal sosok Haji Agus Salim. Dengan saya membaca biografi beliau saya kan harus juga menjadi Agus Salim. Dia orang hebat, dahsyat sebagai pahlawan," ujar Pritt kepada tabloidkabarfilm.com di Allegro Cafe, Epicentrum Walk, Jakarta, Jumat (16/3/2018).

Untuk menjadi Agus Salim di film, Pritt harus lebih kurus. "Mas Pandu (sutradara) bilang, 'Om lu masih gemuk om, belum kurus'. Akhirnya, saya menguruskan badan. Gimana caranya? Makan saya kurangi selain karena tiap scene, adegannya pasti merokok dan itu cukup memengaruhi berat badan," ujar Pritt. 

Malam itu, Pritt hadir bersama kru dan pemain "Moonrise Over Egypt" dalam acara gala premiere film produksi perdana TVS Films milik produser Amir Sambodo. 

Lebih lanjut, Pritt mengatakan, bobotnya susut 8 kilo dari semula 62 kg menjadi 54 kg. "Satu hari pada saat syuting ada 3 bungkus rokok kretek untuk kepentingan adegan itu," lanjutnya. 

Kemiripan fisik memang dibutuhkan dalam memerankan tokoh Agus Salim. Selama syuting empat minggu di Kairo dan Indonesia, Pritt bisa menghabiskan 3 bungkus rokok dalam sehari. 

Ia juga memperbanyak konsumsi kopi, dan banyak merenung tentang sosok Agus Salim. Sebab, diakuinya memerankan tokoh ini merupakan tantangan besar selama berkarier di dunia seni peran.

Untuk mendalami karakter Agus Salim, Pritt banyak membaca referensi buku dari internet dan buku yang diberikan oleh sutradara. 

Di samping itu, Pritt juga melakukan pendekatan lewat sanak famili. Salah satunya Adie Marzuki yang bertindak selaku produser film Moonrise Over Egypt.

"Adie Marzuki itu cicit Agus Salim. Saya banyak ngobrol dengan keluarganya. Otomatis jadi tahu. Jadi, tidak hanya berdasarkan buku," paparnya.

Pritt Timothy sendiri bukan orang baru di dunia seni peran. Berangkat sebagai penyiar di sebuah radio swasta di Yogyakarta, Pritt merambah dunia jurnalistik sekaligus menjadi 'kutu loncat' di beberapa bidang. 

Ia pernah bekerja sebagai penulis naskah, kepala stasiun radio, hingga akhirnya memulai debut karier di industri perfilman di film "Marsinah" pada 1999.

Pria kelahiran 24 Januari 1957 ini menekuni dunia seni peran sejak SMA lewat panggung teater dan bermain ketoprak Jawa. 

Era perfilman tahun 2000an semakin banyak peran ia mainkan, antaranya di film Sang Kiai, Bangkit, Preman in Love, dan lainnya. Pritt mengaku baru saja selesai syuting film berlatar sejarah Sultan Agung besutan sutradara Hanung Bramantyo.

Jika penasaran dengan akting Pritt Timothy, tonton film Moonrise Over Egypt yang mulai tayang di bioskop tanggal 22 Maret 2018. (imam

Last modified on Tuesday, 20 March 2018
Read 765 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru