Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Monty Tiwa (38) termasuk ketat memilih tawaran kerja . Sejak menyutradarai film tahun 2007 (Maaf, Saya Menghamili Istri Anda), kini belasan karya film dihadirkan. Dia fans berat almarhum sutradara Nya Abbas Acup.

Lahir di Jakarta 28 Agustus 1976, sutradara yang juga produser dan penulis skenario ini pernah bekerja di sejumlah stasiun televisi nasional. Tahun 2015 ini pertamakali Monty bekerjasama dengan Rapi Film untuk memproduksi film berjudul Lamaran.

Ditemui ketika berlangsung selamatan produksi film yang diperanutamakan artis Acha Septriasa, beberapa waktu lalu di kantor Rapi Film, Monty mengaku akan menggarap filmnya dengan ‘metoda’ Nya Abbas Acup.

“Saya fans berat Nya Abbas Acub dan Asrul Sani. Saya tumbuh dewasa bersama karya-karya mereka, yang mengetengahkan benturan-benturan budaya. Keahlian Nya Abbas Acub itu terlihat di film Kipas-Kipas Cari Angin, Cintaku Di Rumah Susun, dan lainnya,” ujar Monty.

Soal benturan budaya menurut dia merupakan premis yang kaya di Indonesia. “Kita tidak usah capek-capek mencari sudah pasti ketemu premis benturan budaya itu. Nah, film “Lamaran” akan kita buat seperti itu. Memuat komedi benturan budaya ala Nya Abbas Acub. Dalam hal ini budaya Batak dan Sunda,” jelasnya.

Keinginan Monty begitu kuat, bahkan Ingin membuat film seperti yang dirasakannya ketika menonton karya sutradara idolanya di akhir tahun 1980an.

“Saya ingin membuat film yang bisa membuat efek seperti ketika saya menonton film Nya Abbas Acub. Efeknya adalah kita sadar bahwa kita nih bukan satu tipe jadi orang Indonesia. Ada berbagai ragam tipe orang Indonesia. Ini saya rasakan saat nonton Cintaku di Rumah Susun,” lanjut Monty.

Tentang proyek pertamanya dengan Rapi Film, dia mengatakan beberapa alasan, namun yang terutama adalah karena merasa ‘klik’.

“Sebenarnya saya dengan Rapi Film sering bertukar cerita dan synopsis. Tetapi saya benar-benar merasa sreg dengan yang ini (fim Lamaran). Itu karena saya fans Nya Abbas Acup. Jadi setiap proyek baru saya mencari elemen-elemen semacam benturan budaya,” ujarnya.

Beberapa karya Monty Tiwa sebelumnya antara lain Pocong 3 (2007), XL, Antara Aku, Kau dan Mak Erot (2008), Barbi3 (2008), Kalau Cinta Jangan Cengeng (2008), Wakil Rakyat (2009), Homses (2009), Keramat (2009), Laskar Pemimpi (2010), Get Married 3 (2011), Sampai Ujung Dunia (2012), Test Pack (2012), Operation Wedding (2013), Get M4rried 4 (2013), dan Aku, Kau & KUA (2014). (imam)

 

Read 2603 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru