Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Bagaimana bentuk pacaran atau saling mengenal antar santriwan dan santriwati di lingkungan pesantren? Gambaran situasi ini jadi bumbu film Kalam Kalam Langit (KKL) produksi Putaar Films Production.

“Paling jauh, ya saling berkirim surat, dan itu sudah sangat romantis,” kata Tarmizi Abka, sutradara film Kalam Kalam Langit di Ruang Teater Sinematek Indonesia, Gedung Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail, Jakarta, Rabu (17/2/2016). 

Bagi Tarmizi yang juga jebolan pesantren di Cirebon, menggambarkan kisah roman dalam film bernuansa syiar Islam memang harus mengikuti kaidah tertentu.

“Kalau di kehidupan nyata, bisa saja terjadi cara taaruf yang lebih dari sekadar berkirim surat. Tetapi, film ini tidak mengambil porsi itu, karena ‘kenikmatan’ yang dihadirkan adalah sebuah keindahan alam,” kata Tarm izi.

Film yang skenarionya ditulis oleh Director of Photography (DoP) Faozan Rizal tersebut, menurut Tarmizi membawa pesan kuat tentang kenikmatan yang dinukilkan kitab suci Alquran. 

“Pengambilan gambar lansekap alam yang indah di Lombok sengaja dihadirkan untuk memberi ilustrasi surat Ar Rahman, yang menjadi benang merah film ini,” kata Tarmizi.

Hadir dalam acara peluncuran trailer film Kalam Kalam Langit tersebut, produser H Ramdhoni Ramadhan yang menegaskan, KKL merupakan film yang menghibur. “Ini bukan film dakwah melainkan  film hiburan sekaligus medium syiar,” katanya.

KKL berkisah tentang cinta segitiga sebagai latar cerita, dan konflik santri di pesantren.

“Saya berharap film ini jadi pilihan penonton film Indonesia. Film ini bergenre religi, saya menjaga sekali agar tidak ada adegan asmara yang peluk-pelukan karena saya ingin film ini jadi tontonan syariah. Sesuai judulnya Kalam Kalam Langit, film ini memang tentang Al Qur an, “ kata produser yang akrab disapa Dhoni.

Dhoni menerangkan, pacaran yang ditampilkan dalam  KKL hanya ada adengan surat-suratan, lihat-lihatan, salam-salaman kepada temannya. “Yang istimewa dari film ini antara lain adalah mengangkat ayat Surah Ar Rahmaan dan Annaba. Juga, menampilkan sejumlah destinasi yang indah di Pulau Lombok. “ imbuhnya.

Dhoni tidak ingin film ini menjadi film religi dakwah, tapi film hiburan untuk syiar Islam. “Saya tidak ingin mendakwahi orang lewat film, tapi film ini diharapkan menjadi syiar. Seperti kata Pak Kiai, bahwa membaca Al Qur an itu menjadi bagian dari syiar. Biarkan ketika orang mendengar tartil tilawah Al Quran yang merdu dan indah sehingga orang akan terkesan, begitu juga dengan menonton film ini akan tersentuh, “ paparnya.

 

Sinopsis

KKL bercerita tentang mahabbah (cinta) seorang anak bernama Ja’far yang sejak kecil telah dididik membaca tilawah Alquran oleh ibunya yang mantan qariah. Namun, di luar dugaan, sang ayah justru menentang keras Ja’far mengikuti ajang lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dengan alasan bahwa ajang tersebut hanya jual beli ayat-ayat Allah saja.

Ketika sudah menjadi santri di sebuah pesantren di Cirebon, ada dua santriwati yang sama-sama mencuri perhatian Ja’far. Anissa adalah santriwati teman Ja’far sejak kecil dan Azizah, putri Kiai Khumaidi, pemilik pesantren tempat Ja’far menimba ilmu Alquran.

Ja’far lebih menyukai Azizah, sang putri Kiai, namun ibunda Azizah justru lebih condong ke Syatori, seorang santri priyayi yang tak terkalahkan dalam tiap perlombaan MTQ. Syatori pun bertekad untuk mendapatkan cinta Azizah walau dia tahu Ja’far menjadi rival utamanya.

Film ini dibintangi Dimas Seto, Mathias Muchus, Elyzia Mulachela, Ibnu Jamil, Meriza Febriani, dan Henidar Amroe. Selain itu, film ini menghadirkan pemain cilik penghafal 20 juz Alqur’an asal Lombok Nasron Azizan dan Amira Syakira juara MTQ Nasional tingkat Sekolah Dasar tahun 2015 Nasron Azizan. 

Keduanya merupakan cucu TGH Mustafa Umar Abdul Aziz, Ponpes Al Aziziah Kapek Lombok, murabbi dari KH Arifin Ilham, pimpinan Majelis Azzikra. Juga turut bermain sebagai cameo adalah Gubernur NTB TGB Zainul Majdi dan Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj. Film ini rencananya mulai tayang di bioskop mulai tanggal 14 April 2016. (imam)

 

Last modified on Thursday, 18 February 2016
Read 20445 times
Rate this item
(1 Vote)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru