Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Ada tiga film Indonesia di tahun 2016 memakai frasa bahasa Inggris, ‘Promise’ yang artinya ‘janji’. Ketiganya didaftarkan ke Lembaga Sensor Film (LSF), yaitu Pinky Promise, The Promise, dan Promise. Setelah dua promise tayang, kini penonton menunggu film The Promise.

Produser sekaligus sutradara film The Promise, Bambang Drias mengatakan, filmnya tersebut telah mendapat jadwal tayang di bioskop Februari 2017.

“Pada waktu yang bersamaan film ini juga akan tayang di negara Brunei Darussalam dan Malaysia,” kata Bambang kepada wartawan di kawasan Grand Sahid, Jakarta, Rabu (25/1/2017) petang.

Sebelumnya, film yang diperankan oleh Dara dan Mitha (vokalis Duo Virgin) ini dipertunjukkan di Bali International Film Festival (Balinale) pada September 2016. Festival ini dihadiri dan diikuti oleh film yang mewakili 35 negara.

Bambang Drias merasa diuntungkan dengan hadirnya terlebih dulu dua film promise sebelumnya. “Bedanya, jika film lainnya mengambil genre drama melankolis, The Promise justru bermain pada tema berbeda, yaitu drama suspens-thriller,” jelasnya.

The Promise seperti dikatakan oleh Bambang, menawarkan sebuah tontonan yang mencekam. “Film ini menyimpan misteri yang menarik untuk ditunggu sampai akhir cerita film. Mudah-mudahan disukai penonton,” katanya.

Petang itu sejumlah pemeran film The Promise juga hadir dalam acara peluncuran resmi trailer film produksi Applecross tersebut. Mereka adalah Duo The Virgin (Dara dan Mitha), Ferly Putra, Tishta Niurma, Marcia Pohan, dan Tina Astari. 

Dalam triler digambarkan suasana menegangkan dan mencekam para pemerannya. Beberapa karakter seperti Riri (diperankan Mitha), adalah penyiar radio dan Wanda (diperankan Dara) adalah penggemar beratnya. Riri ditemukan tewas di rumahnya.

“Kisahnya merupakan pengalaman seorang penyiar radio di Malaysia, kemudian ditambah menjadi sebuah fiksi,” kata Bambang.

Sebetulnya, menurut Bambang film The Promise sudah mendapat jadwal tayang di bulan November tahun 2016. Namun, ada kendala dan kemudian diundur menjadi 2 Februari 2017.

Sebagai produser, Bambang telah mendapat informasi bahwa filmnya akan mendapat jatah 40 layar dari Cinema XXI. “Kalau ditambah jumlah layar dari bioskop lainnya, mungkin sampai 60an layar. Semoga jumlah layar film kami bisa lebih banyak,” kata Bambang. (imam)

 

Last modified on Thursday, 26 January 2017
Read 5058 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru