Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Usai menyutradarai film Labuan Hati selama sebulan di Labuan Bajo, produser merangkap sutradara Lola Amaria meluncurkan trailer film drama roman komedi tersebut.

“30 persen syuting mengambil adegan dibawah laut, selebihnya di kapal dan hanya beberapa persen di daratan,” kata Lola Amaria tentang film Labuan Hati di Seminyak Cafe, Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2017) siang.

Film yang mengangkat panorama alam destinasi wisata unggulan Indonesia ini, digarap oleh Lola dengan cerita yang diperankan empat pemain yakni Nadine Chandrawinata, Ramon Y Tungka, Kelly Tandiono, dan Ully Triani.

Trailer resmi film Labuan Hati berdurasi sekitar 2 menit menampilkan sekilas keindahan alam Labuan Bajo, dan lansekap Pulau Komodo dikelilingi pantai biru yang jernih. Di bagian scene lainnya, tampak adegan alam bawah laut serta ikan-ikan di dalamya, juga kawasan yang menjadi kekuasaan hewan komodo.

“Ini film saya yang paling ringan dalam hal cerita, dibandingkan film-film Kisah Tiga Titik, Jingga, atau Minggu Pagi di Victoria Park,” kata Lola. Labuan Hati mengisahkan tentang tiga perempuan yang berusaha menyelesaikan masalahnya dengan hangout. Pengalaman yang dirasakan para tokoh, menurut Lola dipastikan dirasakan oleh semua perempuan baik yang gagal maupun sukses dalam masalah asmara.

Meskipun ringan dalam cerita, Lola mengungkapkan medan dan alam menuju tempat syuting film sangat berat. 

“Berhari-hari semua kru dan pemain berada di kapal yang berlabuh. Saat di darat, kami harus melalui alam yang berat untuk mendaki bukit,” jelas Lola yang menghabiskan waktu syuting selama sebulan di Labuan Bajo dan sekitarnya di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Pada kesempatan yang sama juga diluncurkan original soundtrack lagu tema film berjudul Butiran Angin. Lagu tersebut dinyanyikan oleh penciptanya, Mondo Gascaro dengan iringan musik berlanggam jazz.

Kekuatan lagu ini semakin meneguhkan bahwa laut menjadi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan jiwa jiwa yang tidak bisa menemukannya di tempat lain. Dalam video klip lagu yang mengambil setting di Anyer, Jawa Barat, Mondo membawakan lagu di sepanjang pantai.

"Seperti dalam film ini, lirik lagu Butiran Angin ingin memberi ruang pada hati perempuan yang selalu dipandang sebagai misteri untuk didalami dan dimengerti," kata Lola. Selain Butiran Angin, dua lagu karya Mondo dihadirkan dalam film yaitu Naked dan Into the Clouds, Out the Ocean.   

 

Dukungan Kementerian Pariwisata

Secara utuh film Labuan Hati sangat promotif bagi wisata Pulau Komodo dan Labuan Bajo.  Munculnya logo “Pesona Indonesia” milik Kementerian Pariwisata di film ini sebagai salah satu bentuk dukungan yang diberikan oleh Kemenpar.

“Kementerian Pariwisata membantu dalam hal promosi tailer film ini, tapi tidak memberi bantuan dalam pendanaan,” ujar Lola yang juga mendapat dukungan sponsor produsen Nivea, dan produk kamera Canon.

Menurut wartawan fiilm Teguh Imam Suryadi, pemerintah dalam hal ini Kementerian Pariwisata seharusnya lebih peduli dengan kalangan sineas Indonesia yang ikut mendorong pariwisata selain mengistimewakan tim film asing yang masuk ke Indonesia. 

“Film Labuan Hati mempromosikan kawasan Labuan Bajo, dan hal ini akan berdampak bagi kunjungan wisatawan nantinya. Seharusnya pemerintah dalam hal ini Kemenpar memberi porsi dukungan pendanaan,” katanya.

Keindahan gambar film Labuan Hati  dihadirkan secara apik oleh kameraman Sony Seniawan menggunakan camera khusus underwater dari Canon. Labuan Hati akan berlayar di bioskop mulai 6 April 2017. Selama sebulan ke depan, beberapa agenda promosi disiapkan oleh Lola Amaria, antaranya berupa lomba penulisan artikel, jumpa penggemar, dan lain-lain. (adam)

 

Last modified on Saturday, 25 February 2017
Read 4419 times
Rate this item
(1 Vote)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru