Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Pencak silat bagi masyarakat Minangkabau bukan hanya sebagai ketangkasan, tapi juga tuntunan hidup bernilai filosofi yang mengakar pada keyakinan beragama. Di surau tempat beribadah umat Islam, ketangkasan pencak silat diajarkan pada kebanyakan anak-anak lelaki di tanah Minang. Ada yang meyakini silat sebagai alat benteng perthanan diri sekaligus untuk mengalahkan musuh, tidak jarang pula yang menjadikan silat sebagai medium pengendalian diri dan mencari teman.

 

Pada suatu masa, ajaran tentang silat di surau yang menjadi tradisi masyarakat Minangkabau sangat trendy. Sejumlah tokoh nasional asal Minangkabau terdidik oleh lingkungan surau, mereka antaranya Muhammad Hatta, Haji Agus Salim, Tan Malaka, Chairil Anwar, Haji Amarullah Karim (Hamka), Soetan Sjahrir, M Natsir, Mohammad Yamin, Usmar Ismail, dan lain-lain.

Waktu terus berjalan, tradisi yang melekat antara surau dan silat tersebut nyaris pupus. Stigma bahwa silat sebagai olahraga ketangkasan yang diperlombakan saat ini, merubah niat dan pola belajar para murid dan guru. Bahkan, surau dianggap tertinggal zaman.

Film Surau dan Silek menceritakan kegelisahan atas perubahan kultur turun-temurun di Minangkabau. Terkikisnya budaya belajar di surau menjadi alasan penting dibuatnya film yang menghadirkan tokoh-tokoh pemeran, yang seluruhnya adalah keturunan asli Minangkabau ini.

Surau dan Silek berusaha mengingatkan tentang budaya yang telah ditinggalkan tersebut dari sudut pandang anak-anak sekolah dasar usian 11 tahun, yang merupakan tiga sekawan Adil, Kurip dan Dayat.  Sementara, Johar seorang pensiunan dosen di Jogjakarta berusia 62 tahun bersama istrinya, Erna kembali ke kampung halamannya di Bukittinggi.

Kedatangan Johar ke kampung halamannya inilah sebenarnya film dimulai. Karena tiga sekawan Adil, Kurip dan Dayat yang ditinggal oleh Rustam, guru silatnya merantau tanpa permisi, ketiganya hampir putus asa menjelang pertandingan silat. Melalui Rani teman merekalah, akhirnya menemukan guru baru yang lebih mahir. 

Erna istri Johar mendesak suaminya, yang mantan jawara silat di kampung tersebut itu agar mau mengajarkan silat pada ketiga anak tersebut. Erna juga mengingatkan suaminya, dengan memberi ilmu pada anak-anak, maka ilmu tersebut menjadi berguna. Apalagi, mereka tidak punya anak yang akan mendoakan jika tiada nanti. Johar pun luluh dan bersedia mengajarkan silat, karena dia juga sedang menulis buku tentang hal itu.

Ketika Johar mulai mengajarkan silat sudah terbaca arah kemenangan ketiga anak tersebut. Namun, sutradara mengulur cerita tentang dendam lama yang tidak selesai dari seorang pesaing Johar sebagai jawara silat di masa lalu. Dalam sebuah kesempatan, Johar terluka akibat perkelahian dengan musuh bebuyutannya yang kini mengajar silat pada anak-anak, yang juga akan berlaga di lomba silat.

Pesan filosofi secara verbal disampaikan narasi para pemain Surau dan Silek, yang sejak awal hingga akhir film ini menggunakan bahasa asli Minang. Beberapa ujaran diantaranya menegaskan pesan tersebut: “Syahadat, salat, dan silat” adalah satu tarikan nafas kehidupan yang akan memenangkan siapapun yang mengamalkannya.

Tema film ini menjelaskan pentingnya arti pertemanan, penghormatan terhadap orangtua dan guru serta perlunya kedisiplinan untuk meraih kemenangan. Akan menjadi lebih menarik jika film ini digarap dengan pendekatan sinematografi yang lebih serius, terutama saat mengambil gambar establish dan adegan pertarungan.

Panorama keindahan kawasan lokasi syuting, divisualkan namun kurang mencapai artistik yang mampu memanjakan mata. Alur penceritaan yang dibangun mengingatkan pada Karate Kid dengan muatan filosofi yang jauh lebih kental, namun kurang fokus dalam penggarapan proses-proses menuju kemenangan.  

Persembahan sineas daerah untuk perfilman nasional ini cukup memberikan alternatif. Surau dan Silek cukup berani mengambil celah sempit tema, dengan semangat idealisme di dalamnya tanpa mengabaikan sisi komersial. (imam)   

 

Last modified on Saturday, 29 April 2017
Read 2107 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru