Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Setelah memproduksi 40 judul film,produser K2K Pictures Dheeraj K Kalwani membuat bendera baru bernama Dee Company. Perusahaan baru ini khusus produksi film tertentu, dan yang pertama berjudul Gasing Tengkorak disutradarai Jose Poernomo.

"Perusahaan yang lama tetap dipakai, tapi untuk produksi film yang dibuat oleh sutradara pemula," kata Dheeraj K Kalwani, akrab disapa Keke Dheeraj kepada tabloidkabarfilm.com usai pemutaran teaser film Gasing Tengkorak di Studio XXI Metropole, Jakarta, Rabu (2/7/2017) siang.

Hadir dalam acara tersebut, aktris pemeran film Gasing Tengkorak, Nikita Willy, Randy Bragi, dan sutradara Jose Poernomo.

"Film ini menunjukkan Keke Deeraj naik kelas," puji Jose Poernomo, yang sedang naik daun berkat film "Jailangkung" yang disutradarainya mendapat sambutan positif dari penonton bioskop.

Menurut Jose, dia senang mendapat kesempatan menyutradarai film Gasing Tengkorak yang sangat dikenal di kalangan masyarakat di kota Padang. Dia juga terutama dalam mengajukan biaya.

"Apa kata saya, pak Keke langsung oke saja. Termasuk soal lokasi ayuting yang biayanya 30an juta perhari, saya minta untuk 10 hari dikabulkan. Memang sih, dia sempat bertanya tapi akhirnya bilang ok. Nggak ada yang dibantah permintaan saya," jelas Jose.

Tidak terkecuali soal pengadaan property sebuah pesawat jet pribadi, yang disewa khusus untuk syuting. "Pesawat jet saya minta untuk syuting, diokein juga sama pak Keke. Inilah makanya saya sebut dia naik kelas," lanjutnya.

Meskipun tidak semahal film "Jailangkung", produksi "Gasing Tengkorak" juga tidak terbilang murah. "Yang pasti, secara kualitas film dan ceritanya sangat berbeda. Nonton saja nanti kalau tayang," kata Jose.

Artis Nikita Willy dan Randy Bragi mengakui film horor ini merupakan debut perdana mereka. 

"Aku orangnya penakut, tapi setelah lihat hasil teaser yang dibuat oom Jose, aku jadi suka banget. Selain dapet horornya, tapi tetap bisa menampilkan keindahan dan kecantikan," kata Nikita Willy.

Digamitnya Nikita dalam proyek film ini, diakui oleh Jose Poernomo karena karakter wajahnya dinilai cocok.

"Dia (Nikita Willy) memenuhi standar aktris film horor yang saya buat. Dia harua mampu berekspresi takut dalam 6 tingkatan," jelas Jose. 

Film horor khas kota Padang ini dijadwalkan tayang pada Oktober 2017.

"Gasing Tengkorak rencananya untuk diputar bersamaan pembukaan bioskop saya di kawasan Puncak, Jawa Barat," ujar Keke Dheeraj. (imam)

 

Last modified on Saturday, 05 August 2017
Read 311 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru