Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

PT Surya Films milik produser Ramesh Mukhi dan Amer Mukhi merilis trailer film AIB #Cyberbully di The Lounge XXI, Plaza Senayan, Senin (2/7/2018). Para pemain termasuk narasumber dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti dan lawyer Hotman Paris Hutapea ikut hadir.

Dalam trailer film AIB #Cyberbully (akan tayang 2 Agustus 2018) membuka sedikit kisah tentang akibat bullying di dunia maya, yang dialami korbannya. Kesibukan di depan layar laptop, depresi, hingga berujung aksi nekad bunuh diri dilakukan seorang korban bullying.

Film arahan sutradara Amar Mukhi ini dibintangi Yuniza Icha (Sarah), Ade Ayu (Bianca), Wendy Wilson (Donna), Shoumaya Tazkiya (Cista), Damita Argobie (Angel), Harris Illano (Antoni), Baron Wildchut (Bondan), dan Michael Lie (Cupi).

Hadir juga pencipta lagu Jangan Dianggap Remeh sebagai original soundtrack (OST) film AIB #CyberBully yang dibawakan Young Lex. Pesan yang disampaikan dalam lagu ini tentang keprihatinan dan kekhawatiran terhadap maraknya kasus bullying di medsos dan dunia nyata. 

Young Lex membuat lagu berdasarkan pengalaman yang dihadapi. "Tidak mudah menghadapi tekanan psikologis dan lepas dari trauma akibat pembullyan di dunia nyata maupun media sosial," kataYoung Lex. 

Film AIB #CyberBully merupakan film horor thriller yang mengingatkan penonton soal kasus-kasus bullying yang pernah terjadi dan sangat meresahkan, menjadi problem sosial yang harus mendapatkan perhatian. 

Media sosial menjadi kanal paling mudah disalahgunakan dalam melakukan bullying. Mulai dari sekadar mencaci, ancaman kekerasan sampai tindakan kriminal. 

Rumah produksi Surya Films dan Amani Films peduli terhadap dampak sosial yang menyangkut bullying. Sangat menarik bila menjadi pesan film dan pengingat bagi penonton. Terlebih mengemasnya ke dalam genre film horor thriller. 

Serangkaian teror kematian terjadi dalam kisah film AIB #CyberBully ini, awalnya terjadi dari peristiwa bullying. Film ini pengingat kepada pelaku bullying bahwa perundungan (bully) yang terjadi, juga akan berakibat pada pelaku. 

Melalui pendekatan dan pesan yang ingin disampaikan Elm ini, konsep film AIB #CyberBully diproduksi berdasarkan referensi film-film yang pernah ada. Terutama film-film yang bertema tentang bullying di media sosial. 

"Bahwa kami melakukan interprestasi ulang, menarasikan kembali dan melakukan penyesuaian konsep visual dan cerita, agar film ini lebih menghibur dan tetap mencekam tentunya,” jelas Amar Mukhi, sutradara sekaligus produser film AIB #CyberBully. (imam

Last modified on Wednesday, 04 July 2018
Read 249 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru