Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Cerita rakyat berbasis novel Petualangan si Jaun dari Baduy karya Uten Sutendy segera diangkat ke film layar lebar. Rencana itu diungkapkan oleh produser PT Putaar Films Production, H Dhoni Ramadhan.

"Syuting dijadwalkan bulan Oktober di Baduy Dalam dan Luar, juga Jakarta," kata Dhoni Ramadhan kepada tabloidkabarfilm.com, Sabtu (7/9/2019).

Film Si Jaun Dari Baduy melibatkan pemain dari kalangan warga Baduy selain aktor profesional. "Baduy tidak hanya menjadi latar setting film, tapi seluruh aktivitas keseharian adat dan budaya Baduy yang menginspirasi dijadikan cerita," kata Dhoni, yang mempercayakan Dedi Setiadi sebagai sutradara film genre komedi tersebut. 

Si Jaun memiliki karakter seperti si Kabayan, tokoh fiksi yang melegenda di tataran tanah Pasundan, Jawa Barat. Tokoh si Kabayan beberapa kali difilmkan cukup berhasil meraih apresiasi dari penonton.

Dhoni optimistis film Si Jaun akan diterima penonton, karena unik dan orsinil tentang kearifan lokal warga Baduy.

“Saya berharap film ini akan ikut memajukan kebudayaan dan pendidikan di Provinsi Banten," kata Dhoni, yang sebelumnya memproduksi film Gending Sriwijaya, Kun Fayakun, Garuda Superhero, Kalam Kalam Langit, dan lainnya.

 

Didukung Pemprov Banten 

Rencana produksi film Si Jaun mendapat restu Pemerintah Provinsi Banten, seperti disampaikan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy dalam pertemuan dengan tim produksi film di kediaman Wagub Banten, Rabu (4/9/2019).

Pertemuan dihadiri Uten Sutendy selaku penulis skenario, produser Dhoni Ramadhan, sutradara dan Dedi Setiadi.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dalam pertemuan itu berkomitmen memberi dukungan dari sisi kemudahan perijinan dan mediasi kerjasama dengan investor maupun dukungan masyarakat dan penonton. 

"Produksi film Si Jaun Dari Banten merupakan bagian upaya menjaga kelestarian budaya dan menunjukkan kepada masyarakat nasional dan internasional bahwa Banten sangat spesial karena memiliki keunikan dan kekayaan budaya yang tidak dimiliki daerah lain di Nusantara," kata Wagub Andika.

Sementara sutradara Dedi Setiadi tertarik bergabung karena cerita "Si Jaun" sarat nilai-nilai luhur warga Baduy yang akan menarik perhatian dunia Internasional.

“Ini bukan sekadar film komedi, tetapi memiliki pesan moral yang kuat dengan kemasan jenaka," kata Dedi Setiadi yang sebelumnya menggarap film Azrax, Nagabonar Reborn, dan Keluarga Cemara. (imam)

Last modified on Saturday, 07 September 2019
Read 342 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru