Скачать бесплатно шаблоны для Wordpress.
Новые шаблоны DLE 10 на dlepro.ru

Kekayaan cerita rakyat menjadi perhatian rumah produksi PT Satria Dewa Studio (SDS), yang siap menghadirkan sosok Gatotkaca superhero dunia pewayangan ke dalam film berjudul Satria Dewa Gatotkaca.

Rencana produksi film ini dijadwalkan mulai bulan April 2020 dan akan ditayangkan di bioskop pada November di tahun yang sama.

Rene Ishak dan Francis Wanandi selaku produser eksekutif Satria Dewa Studio mengatakan, pihaknya terpanggil untuk menghadirkan film-film berlatar budaya Indonesia, yang memiliki nilai-nilai kearifan lokal.

Ragam cerita rakyat Indonesia menurut Rene sangat unik tapi kurang mendapat apresiasi dari masyarakat.

"Sejak lama saya ingin menyebarkan pesan positif dari cerita rakyat termasuk kisah Gatotkaca. Lalu setelah melalui riset, kami buat film sebagai medium penyampai pesan paling efektif," kata Rene Ishak di Gedung Conclave, Jakarta Selatan, Senin (16/12/2019).

Hal senada dikatakan oleh Francis Wanandi, bahwa minimnya apresiasi masyarakat pada film berbasis cerita rakyat Indonesia karena terkendala kemasan yang kurang menarik. 

"Saya melihat soal apresiasi itu lebih karena  value propertinya kurang digarap. Makanya, setelah brain storming dengan pemegang saham, kita cari property mana saja yang bisa dibuat dan menjadikan valuenya lebih besar dijadikan komik, animasi, dan lainnya," kata Francis.

Melalui film Satria Dewa Gatotkaca, pihak SDS berkomitmen untuk menghadirkan karakter ikon dunia pewayangan itu agar diterima oleh industri film baik di dalam maupun di luar negeri.

"Kita akan tarik cerita Gatotkaca ke ranah film dengan kemasan yang sesuai selera masyarakat jaman ini, sehingga dapat diterima dan diapresiasi lebih baik lagi," kata Rene yang optimis film ini mampu menembus dunia internasional.

Satria Dewa Gatotkaca adalah salah satu tokoh kisah Mahabrata yang penggarapannya telah memasuki babak produksi melibatkan produser, tim pengembang cerita, dan penulisan naskah. 

Dalam proyek ini, Rene dibantu Rahabi Mandra, Roan Anprira, dan Tesadesrada Ryza turut menangani pengembangan cerita.

Sementara itu, tentang siapa saja sosok pengisi karakter (aktor dan artis pemeran film) masih dirahasiakan oleh Celerina Judisari selaku produser.

Menurut Celerina, rencana produksi Satria Dewa Gatotkaca sudah sesuai jadwal. "Orang-orang yang terlibat sangat kompeten dalam menghasilkan film bermutu dan punya cita rasa intemasional,“ jelas Celerina.

"Saya yakin, masyarakat Indonesia menyukai film Satria Dewa Gatotkaca karena sosoknya melegenda dan penggarapan film ini sangat serius sehingga jalan cerita dan unsur-unsur artistiknya membuat penonton tertarik," tambahnya. 

SDS juga sedang mengembangkan cerita untuk ditayangkan di Over The Top (OTT) plattform. Nantinya akan ada series yang dikeluarkan untuk memperkenalkan dunia Satria Dewa kepada para penonton. 

Berbagai aktivitas on-ground dan penjualan merchandise akan dilakukan guna mendukung tayangnya Satria Dewa Gatotkaca, sehingga Satria Dewa Gatot Kaca akan menjadi akrab di dunia kekinian. (imam)

Last modified on Tuesday, 17 December 2019
Read 414 times
Rate this item
(0 votes)
TIS

шаблоны joomla на templete.ru